RSS

Luluh...

Bilang saja saya lebay, kekanakkan, manja, atau melankolis. Terserah apa mau dikata, tapi mungkin memang seperti itu adanya.

Tiba-tiba saja, kemarin saya ingin merajuk pada sang pacar. Merasa tidak diperhatikan, tidak diinginkan, tidak dirindukan. Hanya karena saya merasa dia terlalu sibukberatdotcom. Padahal saya tahu ia sedang bekerja, saya tahu ia mencari nafkah untuk kehidupannya, saya tahu ia mencari uang tambahan untuk menabung dan terbang ke Jakarta untuk menemui saya. Dari pagi, hingga malam. Dan sepulangnya dia, kecapekan langsung tidur. Saya tahu itu, saya SEHARUSNYA mengerti.

Tapi kemarin saya sedang tidak ingin mengerti. Maka saya merajuk, mengambil langkah diam, dengan berbagai prasangka di otak. Dia kangen aku ga, sih? Sayang aku ga, sih? Kok sibuk banget ga inget aku apa, ya? Kok selalu aku yang ngasih dukungan dan semangat, sih. Aku butuh dia kok dia nggak ada? Aku kesepian kok dia nggak mengerti?

Lalu, sms-nya tak kubalas. Miskolnya tak kutanggapi. Telponnya tak kuangkat. Kudiamkan sampai malam. Rencananya, 2-3 hari aku akan mogok bicara seperti itu. Huhuhu... Namun apa yang terjadi? Semalam sebelum tidur, tiba-tiba ada panggilan jiwa untuk buka internet. Dan, upzzz..! Pacarku sayang lagi online! Tumben sekali...

Pacar (P) : Ay, aku nyariin kamu
Akhirnya ketemu, kan?
Ternyata kalau jodoh emang nggak kemana.. H3e...
Rhein (R) : Hah? Ngapain nyariin?
P : Kangen
R : Apa buktinya?
P : Buktinya ya aku di sini, ngenet, nungguin kamu online, dan akhirnya kamu dateng. Masih kurang?
R : Kurang (ceritanya, aku masih merajuk. Meski sudah mulai senang, karena ia tahu kebiasannku sering online. Hehehe..)
P : lha terus, apalagi dong?
R : (Ide jahilku timbul) Aku mau Mz pasang status di facebook "KANGEN TIA BANGET!" dan nggak boleh dihapus.
P : Hahahaha.. berapa lama?
R : sampai hilang sendiri. biasanya 1 minggu lah.. Gimana?
P : Asal Tia seneng... Selain itu, mau apa lagi?
R : Itu dulu aja. Sanggup, nggak? (Saya tahu, dia bukan tipikal orang yang suka mempertontonkan keromantisan di depan umum)

And Hupplaaa!! Bergantilah statusnya Fb-nya itu, seperti yang saya minta. Hahahaha.. Yang tak lupa langsung dikomentari teman-temannya. Tak lama, sebuah email darinya muncul di inbox.

"ketika semua memandang sebelah mata, aku tetap tegar untuk ada di samping mu.
ketika tak ada yang mendukung semua keputusan ku, aku tetap saja yakin dengan keputusan itu.

haruskah keraguan itu ku balas dengan kemunduran ku?? ku bilang, TIDAK AKAN!?
aku akan terus berjuang demi kamu. akan ku buktikan pada mereka bahwa akulah yang pantas mendapatkan hatimu.

mungkin kamu bertanya, kenapa aku melakukan ini semua?? asal tia tau, mz bnr2 sdh jatuh terlalu dalam cinta mu.

maaf jika ku belum bisa ikuti apa mau mu. tapi ku kan slalu berusaha untuk mencintai mu seperti bagaimana kamu ingin dicintai...

love u,, "

Bilang saja saya lebay, kekanakkan, manja, atau melankolis. Terserah apa mau dikata, tapi mungkin memang seperti itu adanya. Dan saya pun luluh...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Saya Lahir Bulan Juni

Hujan Bulan Juni

by: Sapardi Djoko Damono

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu


"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Dua Bulan

Dua bulan lalu, kami berdua masih sama-sama gadis ababil. Dengan tingkah laku nggak jauh beda dengan gadis-gadis lainnya. Nongkrong sana-sini, kelayapan dari resto ke resto, cafe ke cafe, ketawa ketiwi, gosip bergosip, bermain dengan para lelaki. Dua gadis cantik, bahagia dan menikmati kehidupan hedonisme-nya. Meski tak jarang itu hanya untuk lari dari masalah dan air mata.

Dua bulan lalu, masih terasa ringan semuanya. Saling dukung, cinta, dan doa. Terasa manis bahagia. Dua bulan lalu, masih begitu.

Dua bulan kemudian, waktu terasa singkat terlalui. Begitu banyak kejadian-kejadian silih berganti. Terasa benar-benar cepat. Oh, tidak terasa malah. Hingga tiba-tiba semua jadi seperti ini. Keputusannya, keputusanku, keputusan kami. Dan sekejap saja, "SPLASH!!" dunia kami begitu berubah. Ada tangis dan tawa di sana. Terasa gugup dengan permainan Tuhan yang sebegitu cepatnya. Benar-benar yah.. Kun fa yakun! Allah Maha Besar, pengendali segalanya.

Dua bulan kemudian, yaitu kini. Masih tetap ada saling dukung itu, saling cinta itu, dan tentu saling mendoakan itu. Kini, dan Insya Allah selamanya. Aku sayang kamu, selalu...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

...

Boleh bilang aku reaktif, boleh bilang aku childish. Tapi kan terserah apa kata orang yah..

FACEBOOK-ku SEDANG DEACTIVATED!

Silahkan tertawa puas, wahai gadis..

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Progress

Writing Novel on Progress


||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| 80%

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Fiuuhh..

Pcaran yang ribet.

Sudah 11 hari aku jadian dengan pria itu. Sesuatu yang ga mudah ternyata. Dari pihak dia, yang mana betapa ngamuk mantan pacarnya. Beredar gosip hot diantara kawan-kawannya. Dari pihakku, relatif lebih tenang. Paling juga request orang tua, tiba-tiba saja beberapa sahabat pria-ku menghilang satu per satu. Oh hey!!

11 hari menjalani Long Distance Relationship. Kukira akan sama seperti ketika LDR dengan pria-pria sebelumnya. Santai saja, ya jalani saja. Ternyata ini beda. Sama seperti sejak awal aku memang merasa beda dengan pria ini. Cemburu, prasangka, khawatir yang ga tentu dan ga penting sering muncul silih berganti.

Okay, jalani...Nikmati...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."