RSS

Jomblo v.s Jodoh

Ibu : Jadi Teh, sekarang tuh kamu jomblo? (mengingat putrinya yang cantik ini baru putus bulan Mei lalu)
Rhein : Iya, Bu. Emang kenapa?
Ibu : Ya ampun, masa kamu jomblo, sih?
Rhein : Lha, ya emang apa salahnya jadi jomblo?
Ibu : Sepupu kamu Vivi itu, waktu ada acara keluarga kemarin, dia dateng ngajak pacarnya. Padahal dia kan seumur sama kamu, udah punya calon. (tradisi keluarga besar Rhein, kalau udah punya calon, harus diajak dan dikenalin ke semua anggota keluarga).
Rhein : Ya terus emang kenapa? Nggak salah kan, dia udah punya pacar?
Ibu : Iya, justru kamu yang salah. Inget loh, umur kamu udah kepala 2, masa belum punya pacar.Emoticon Holic
Rhein : Ya elah,,, baru 21 kali...Emoticon Holic
Ibu : Iya, nanti kalau umur kamu bertambah, udah ga ada stok cowok lagi.
(GUBRAK! Dasar ibu pedagang, istilahnya pake "Stok" segala. Dikiranya barang jualan kali...)
Rhein : Ya, Rhein kan masih pengen kuliah dulu, lanjutin ke luar negeri, bikin novel yang banyak, cari kerja, cari pengalaman yang banyak. Meningkatkan kualitas diri sendiri dulu, lah...
Ibu : Iya, kamu jadi cewek berkualitas. Cantik, pinter, mandiri, kaya, tapi nanti emang ada cowok yang mau? Inget loh, tipikal cowok Indonesia itu mereka nggak suka sama cewek yang lebih 'tinggi' dari dirinya. Mereka lebih milih cewek yang lebih bodoh. Makanya, nanti kalau kamu mau nyari cowok, pura-pura bodoh aja di depannya, supaya dia suka.
Rhein : (bengong sejenak mendengar analisis Ibu...Emoticon Holic) Males nyari, ah. Rhein bukan tipe yang suka nyari-nyari, Bu. Kalau ada yang minat sama Rhein, terus ternyata cocok ya hayuk aja. Ibu juga bantu cari, dunk...
Ibu : Ada Teh, anaknya bu ini...punya anak cowok anak kedoketeran.... bla..bla... anak bu anu... bla...bla...Bu itu...bla..bla..anaknya di Angkatan Udara...bla..bla..bla...

Dan berceritalah Ibu tentang teman-temannya yang punya anak cowok yang kira-kira pantas buat Rhein. Pantas menurut versi Ibu, yang emang nggak jauh-jauh beda sama versi Rhein.

Jadi inget, pernah suatu kali Rhein harus bolak-balik ke dokter gigi. Ternyata eh ternyata, tuh dokter gigi (yang memang kenalan Ibu) lagi nyariin pacar buat anak cowoknya. Hingga suatu hari, tuh dokter ngajak anaknya ke tempat praktek. Emang jadwalnya Rhein balik lagi ke dokter gigi hari itu, tapi Rhein masih harus di kampus. Jadilah, tu cowok malah kenalan sama adik Rhein. The problem, adik Rhein itu cowok! Haha...Emoticon Holic

Kenapa yah, kok banyak banget orang yang ribut hanya karena dia jomblo dan bingung masalah jodoh? Bukankah semua itu pasti akan datang pada waktunya? Hanya saja, tiap-tiap orang miliki waktu yang berbeda.

So, ada yang mau ikut-ikutan Ibunya Rhein?Emoticon Holic

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Nuclear Goes to Dufan!

Anak Nuklir kerjanya nggak cuma blajar. Emoticon Holic Kita juga suka main-main kok. So, dalam rangka menghilangkan stress berkepanjangan, hari minggu lalu semua penghuni Laboratorium Fisika Nuklir Partikel pergi ke DUFAN! Tenang aja, kita bukannya mau pasang bom nuklir di Dufan kok. Emoticon Holic Tapi emang mau teriak-teriak...

Siapa aja penghuni Lab.Nuklir? Bawah, Ki-Ka: Kakak S & Mumu. Atas, ki-ka: Kakak R, Kakak A, Rhein. Plus ada Kakak D, nak Fisika Medis yang ikutan juga. Thanks to her, jadinya Rhein nggak jadi cewe sendiri pas di Dufan sana. Ada juga Adek L, adiknya Kakak R yang ikutan.
Wahana apa yang pertama kali dinaikin? Apa ya? Rhein lupa... Kayaknya Halilintar deh. Mumu dan Kakak S duduk di paling depan. Kakak S teriak kenceng, Mumu malah teriak sebentar terus diem gara-gara konsentrasi megang kacamatanya yang hampir jatuh. Terus, naik yang lain-lainlah. Pontang-panting, ontang-anting, Ombang-ombang, arung jeram, banyak banget deh.Emoticon Holic

Pastinya, nggak lupa dunk... Tornado! Sumpah! Rhein hampir nangis pas naik Tornado. Emoticon Holic Liat itu tampang Rhein di foto jelek banget. Mumu sama Kakak S juga nggak kaklah jelek karena takut. Anehnya, Kakak A sama Kakak D malah ketagihan. Halah! Tapi pas naik Kora-kora, hoho... mereka berdua malah lemes, Rhein yang teriak kesenengan. Apalagi duduk paling belakang. Kakak R sama adiknya,kalem-kalem aja deh...

Tapi dasar anak fisika, tiap kali mau naik wahana selalu aja komentar berbau-bau fisika, seperti: "Kayaknya sudut kemiringan halilintar itu sekitar 30 derajat deh" atau "Kira-kira berapa waktu sama kecepatan pas di putaran halilintar itu supaya kita ga jatoh?" atau "Kecepatan kora-kora waktu di puncak itu 0" atau "Pontang-panting pake gaya sentripetal". Nggak banget, deh...Emoticon Holic

Oya, ada beberapa blogger yang penasaran sama partner sejati Rhein di Nuklir, si Mumu. Itu di sebelah ada fotonya (bukan yang anak kecil). Cerita tentang Mumu ada di sini dan sini. Buat Deazy, ini requestmu loh.. Hehe.. Mumu ini lucu. Waktu awal2 naik wahana, dia cool-cool aja. Emang tampangnya datar gitu seh. Komentar dia, wahana yang dinaikkin ga terlalu seru. Tapi pas naik, Kicir-Kicir... Hoho.. Ternyata teriakannya nggak kalah kenceng dari Rhein! Hahaha... Puas banget liat Mumu teriak. Apalagi waktu naik kora-kora dia cuma bilang "geli...geli.." Aneh.. Emoticon Holic

Ini foto-foto yang lain. Puaslah.. puas.. Sampe jam 8 malem. Baru sampe kosan jam 10 malem. hehe... Emoticon Holic
















"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

For Game Lover

Most of man loves game. They play game for refreshing, hobby, recreation, or just because they have bad mood. There are different kind of console game, such us playstation, xBox, or nitendo wii.

Have you ever been buy something in internet? If your answer is no, i suggest you to buy in here, a website for shooping online. Not only buy, you can find anything and everything for sale. Just search in that website, so you can buy everything you want. For example you can buy Halo 3 Wireless Headset, a multifuncion stuff in different colour and design.

Or if you a game lover, you can also buy the fabulous Nitendo wii and Playstation 3. Many choice with complete information in buying guide so that you can choose your favorite. Very easy. You just search, choose, pay, and your order will be delivered to your home.

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Jalan Menuju Cinta-Mu

Ella, Sosok gadis yang nyaris sempurna. Cantik, cerdas, pede, mandiri, dari keluarga berada pula. Hanya saja, sifatnya yang tertutup dan jutek membuat ia tidak terlalu banyak memiliki teman. Hanya satu sahabat yang ia punya dan percaya, Maya.

Hidup Ella baik-baik saja hingga pada suatu waktu ia merasa ada yang aneh dengan kondisi Mama-Papanya. Mereka sering keluar kota meninggalkannya dengan alasan pekerjaan. Jarang berbicara, bahkan tidak lagi makan bersama di ruang makan seperti biasanya. Hingga suatu hari, Mama berkata pada Ella bahwa mereka akan bercerai!

Pertengakaran-pertengkaran orang tuanya yang ia tak mengerti. Egoisme orang tua yang ia tak pahami. Semua ia saksikan dan beban batin itu dipendamnya sendiri. Mama sibuk mengejar karir, Papa selingkuh. Rasa cinta pada orang tuanya beralih menjadi benci. Konflik masih berlanjut. Maya yang hamil diluar nikah, Ella nyaris diperkosa, persahabatan mereka yang pecah, serta cinta diam-diam yang tak tersampaikan.

Yup! Itu sedikit sinopsis dari Novelku yang kedua. Udah terbit dan beredar di toko buku loh.. Sebenarnya udah ada sejak bulan puasa lalu. Cuma Rhein baru sempat posting bcoz masih sibuk UTS di kampus. Hehe...

Beberapa pendapatku sendiri tentang novel ini:
1. Beda genre dengan Novelku yang pertama, Jadian 6 Bulan.
2. Mungkin di awal cerita terasa datar, tapi sejak tengah sampai akhir, terasa konflik dan sedihnya. So, bacalah dari awal sampai akhir! Emoticon Holic
3. Untuk para orang tua yang suka bertengkar, nyaris bercerai, atau tidak akan bercerai pun, silahkan baca novel ini. Anda akan mengerti bagaimana perasaan anak.
Beberapa komentar dari yang pernah baca novel ini:

* "Teh, Ibu nangis baca novel kamu..." -Ibu yang matanya sembab- (yang mana gw ngakak ngeliatnya)
* "Gayanya...khas. Puisi Solulikuinya membuat kisah jadi lebih... Otomatis Romantis" -Hara Hope, Novelis-
* "Kita seakan dibawa menempuh perjalanan menuju kesejatian. Anda layak membacanya" -Salman Iskandar, penulis dan Editor-
* "Bu, saya udah beli dan baca buku anak ibu. Sampai nangis, nih. Sukses yah.." Emoticon Holic -Nanin, temen Ibu yang sms ke Ibu-
* "Sudah selesai aku baca. Ceritanya menarik. Good job, ditunggu novel berikutnya.. " -A'Ray, tetangga-

So, Marilah dibeli...Dibeli... Nggak rugi kok.. Buat yang mau beli langsung dari Rhein, dapet diskon plus tanda tangan loh.. Tapi harus datang sendiri ke UI. Hehe.. Silahkan hubungi via email. Emoticon Holic

Judul : Jalan Menuju Cinta-MU
Penulis : Rhein Fathia
Penerbit : Mizania
Harga: Rp. 28.000,-
Tebal: 180 Halaman

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Indoor Light Fixtures


Building and house always need Indoor Light Fixtures to set in its every room. Different room, also different typical light fixtures suitably with it's function. If you need light fixtures and don't know where to buy, I recommend you to open internet and click this lamp and light catalogue. There are so many variety with unique design of light fixtures that you can choose such as Wall Fixtures, Hanging Lamps, and Chandeliers.

While you choose light fixtures for your building or your house, don't be worry you will became confused because you will get complete information about buying guide for Indoor Light Fixtures. Its contain picture, what kind of light fixture that suitable and recommended for your rooms, also price range and how to buy.

For example you can choose Cocoa Swirl, light fixture that inspired by classic California design is simple yet elegant. Choose the right choice, because light fixtures are not only for lighting but also for decoration, make your rooms more beautifull and artistic.

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Mudik-nya Rhein

Halo semuaaa.... !! Udah pada balik dari mudik, kan? Rhein juga udah. Sejak Senin lalu. Udah masuk kuliah juga, meski dalam hati masih pengen libur. Apalagi adik-adik Rhein masih pada libur juga. Hiks.. Tapi nggak papalah. Lumayan pas masuk kul dapet oleh-oleh dari Mumu.. Hohoho...

Jadi, ngapain aja Rhein selama mudik kemaren? Emangnya Rhein mudik? Iya dunk... Hari pertama lebaran, malemnya Rhein sekeluarga pergi ke Karawang. Kota kelahiran Rhein dan juga kota tempat nenek-kakek (alm.) dari Bapak pernah menetap. Saudara-saudara Bapak masih banyak yang tinggal di sana. Karawang itu kota yang sejuk bagaikan kota salju, jalanan harum, dan nggak ada nyamuknya. TAPI BOHONG! Alias tuh kota panasnya naudzubile, sistem drainase yang jelek banget jadinya jalanan yang ada got-nya itu baunya kemana-mana! Kalau nyamuk, cuma ada satu ekor, tapi temennya banyak! Hahaha... Alhasil 2 hari di Karawang Rhein nggak betah. Emoticon HolicTapi yah, setahun sekali kumpul sama keluarga besar plus jalan-jalan buat silaturahmi, okelah.. Apalagi banyak makanan. Karawang ini terkenal sebagai kota penghasil beras. Lihat kan di foto masih banyak sawah terhampar luas.

Selanjutnya, Rhein pergi ke Purwakarta. Tempat kakek (alm) dan nenek dari pihak ibu. Tepatnya di kecamatan Plered. Yang menarik, plered ini banyak pengrajin keramik. Yang bikin guci-guci, celengan, hiasan rumah, dll. Sayangnya Rhein cuma sebentar di sini. Nggak sempet beli buat oleh-oleh.

Terus, lanjut ke Kuningan. Ke tempat siapa? Ceritanya ada om-nya Rhein yang mau nikah. Nah, nikahnya itu di Kuningan. Jadilah keluarga besar dari pihak ibu meluncur ke kota itu. Seperti biasa kalau ada acara nikahan, riweuh lah. Rhein sama adik-adik sih ngikut aja. Mending nongkrong di hotel. Tanya-tanya ke resepsionis hotel, katanya di Kuningan itu ada tempat wisata yang namanya Curug Sidomba, dan disana ada domba langka yang kepalanya 2!! Emoticon Holic Bayangin, stress banget nggak tuh domba punya 2 otak (iya kalau dia sering mikir). Mungkinkah kelainan genetik?? Termakan omongan si resepsionis, selesai acara nikahan, meluncurlah sekeluarga ke Curug Sidomba. Tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Ciremai. Karema masih suasana Lebaran, jadi ruaaammmeee... banget! Lautan manusia, deh. Mana dombanya? Nah, Rhein dan adik-adik mencari-cari domba berkepala 2, tapi ternyata nggak ada! Semua domba kepalanya cuma SATU alias normal. Hah! Kena tipu sama resepsionis hotel. Emoticon Holic

Karena bete, pulang sajalah. Dalam perjalanan sempat lewat tempat yang banyak batu-batu besar. Daripada kecewa di tempat wisata Domba, mending foto-foto di tempat batu.. Hehe.. Narisme!


Selesai foto-foto, pulanglah ke Bogor. Itu jalur pantura macetnya, alamakkk... Kebetulan kami pulang tanggal 5 Oktober lalu. Yang katanya puncak arus balik. Yang bikin ngeri itu para pengendara motor. Banyak banget!! Udah gitu 90 % plat B pula. Karena macet plus lama, perjalanan yang bisa ditempuh dalam 6 jam, ngaret jadi 10 jam! Hiks.. Mana nggak ada fast food pula. Jadinya nggak bisa mampir-mampir buat jajan kayak kalau di tol Cipularang.. Sampai Bogor jam 12, langsung meluncur ke Mc.D buat makan... Hoho.. I Love Junk Food! Emoticon Holic

Yah, namanya setahun sekali, nikmatin lah....

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."