RSS

Perlukah Cinta?

Perlukah cinta ketika mencari pasangan hidup? (Wew, lama ga posting, si Rhein malah ngomongin cinta.. Hehe..)

Sebagian orang bilang, cinta sangatlah penting kalau nyari pasangan hidup alias suami/istri. Karena dengan cinta, semua aral rintangan bisa terlewati. Karena dengan cinta, hujan badai seperti apapun bisa ditangani. Tapi, cinta yang seperti apakah itu? Samakah seperti ketika kita jatuh cinta pertama kali, atau seperti cinta kita ke pacar saat ini?

Sebagian orang lagi bilang, cinta bukan hal utama dalam mencari pasangan hidup. Yang penting, prinsip hidup! Kesamaan visi, misi, pola pikir, komitmen, dll, dsb. Hal-hal seperti itulah yang terpenting. Karena cinta bisa tumbuh seiring dengan waktu. Spending time together, witing tresno jalaran saka kulino.

Aku sendiri lebih memilih -cowok tajir- pada pendapat yang kedua. Bukan berarti aku nggak butuh cinta, tapi aku lebih butuh kesamaan prinsip hidup dan komitmen. Aku pernah jatuh cinta pada seorang pria, tapi saat ditanya, "Kamu mau married sama dia?". Aku pun menggelengkan kepala. Karena apa? Karena sepanjang aku mengenal si-pria-yang-aku-jatuh-cintai itu, banyak sekali pola pikir kami yang berbeda. Pasti susah hidup bersama dengan orang yang beda prinsip hidup meski sama-sama saling mencintai. Tapi kalau harus menikah dengan orang yang kita-tidak-ada-perasaan-apa-apa-sama-sekali? Well, cinta memang tidak bisa dipaksa, tapi tetap bisa diupayakan.

Ibu pernah bilang padaku, "Cinta itu, adalah ketika hati ini merasa tidak nyaman jika kita berada jauh darinya.". Wow, itulah definisi cinta menurut Ibu yang sudah 20 tahun lebih memiliki suami. Efek saling membutuhkan. Bukan hanya butuh duitnya (matredotcom), tapi lebih pada kebutuhan batin. Rasa nyaman... Hummm... Mungkin cinta seperti itu juga yang akan aku rasakan ketika sudah bersuami nanti.

Well, what do you think?

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Ditabrak Angkot!

Ini adalah cerita beberapa hari lalu. Setelah di posting sebelumnya Rhein mengungkapkan ke-tidaksuka-an terhadap angkot, ternyata eh ternyata Senin lalu saat akan menyebrang jalan, Rhein ditabrak angkot! Penguin Emoticons Ditabrak, terjatuh, terseret, terlindas, berdarah... Penguin EmoticonsHehe... nggak ding, cuma sampe terjatuh doang. Udah mati donk kalau Rhein sampai terlindas segala..

Dan yang paling menyebalkan adalah, Rhein sudah jalan di zebra cross, udah tengok kanan-kiri, udah hampir setengah jalan, seharusnya tu supir angkot ngeliat dunk ada cewek cantik nyebrang Penguin Emoticons, eh... malah ditabrak! Udah gitu, Rhein yang terjatuh tergeletak di aspal nggak ditolongin. Rhein linglung, yang ada di otak saat itu hanya menyesali sandal jepit lucu kesukaan Rhein putus Penguin Emoticons. Setelah bisa terbangun, tu supir angkot malah marah-marah ke gw!! Dibilangnya Rhein nyebrang jalan nggak hati-hati. Dan langsung kaburlah itu angkot. Meninggalkan Rhein yang terluka dan memar-memar di pinggir jalan.. Penguin Emoticons

Shock! Awalnya badan yang luka tidak terlalu terasa. Namun lama-lama sakitnya naudzubillah... Ternyata di bagian yang memar ada yang salah urat juga. Alhasil Rhein bangun tidur pun nggak bisa! Sakiiitt...Penguin Emoticons

Ugghhh!! Angkot nyebelin!!

Bagi semua yang baca blog ini. Hati-hatilah bila menyebrang. Jika terjadi kecelakaan seperti Rhein, cobalah untuk berpikir jernih terlebih dahulu dan catat nomor polisi angkot yang menyebalkan itu.

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."