RSS

Current Life

Hidup ini adalah metamorfosis, siklus, rutinitas. Baik dilihat dari sisi makro ketika makhluk lahir, tumbuh, dan akhirnya mati. Juga dilihat dari sisi mikro yaitu kehidupan sehari-hari.

Ingredients
- Sebotol kratingdaeng
- Roti cokelat
- Sebungkus nasi padang yang menunya itu-itu aja
(nasi, daun singkong, ayam bakar). Alasan memilih nasi padang pastinya karena porsinya besar dibandingkan beli di warung lain. Maruk ceritanya.
- 2 buah jaket super tebal
- senter
- segunung doa semoga langit cerah

Yup! itu adalah komposisi yang wajib dipenuhi ketika aku akan begadang untuk ambil data TA.

Schedule
13.00 : Mandi. Sumpret, Bandung terutama kosan gw itu dingin banget. Makanya kalau mandi selalu siang, supaya gak terlalu kerasa dingin. Mandi di Bosscha? humm, bisa beku, deh!
14.00 : Perjalanan ke Bosscha. Ini adalah waktu-waktu paling SAMPAH dalam hidup gw. Buang-buang waktu di dalam angkot. Iya, angkot! Angkutan umum yang paling aku hindari selama ini. Aku yang biasa naik bikun gratis di UI, atau naik kereta pakuan ekspress (ekonomi juga, tapi sebisa mungkin dihindari), atau busway, dan nyupir sendiri. Dan selama di Bandung ini harus naik angkot yang mahal ongkosnya, supirnya ga ada yang beres, ngetemnya lama, bikin macet, bau.. Astagfirullah... Kalau bukan demi TA, ogah banget deh...
15.00 : Udah di Bosscha, bikin putu. Sebenernya bukan putu, meski putu emang makanan yang enak dan manis apalagi kalau dimakan hangat-hangat wuiihh.. mantep! Putu di sini adalah desicant (bener gak ya nulisnya), salah satu bagian teleskop yang harus di-oven sebelum dipakai. Kayak mobil gitu deh, sebelum dipake dipanasin dulu.
16.00-19.00 : Nongkrong. Biasanya ngerjain tugas atau ngenet atau bergosip ria dengan Pak Satpam atau anak Astro yang lain.
20.00-04.00 : Ngamat. Inilah inti dari segala inti tujuan aku ke Bandung. Yaitu hanya untuk Begadang! Ya, begadang untuk ngambil spektrum bintang. Jadi kalong-lah saya. Burung Hantu, Kupu-Kupu Malam.. Yah begitulah..
05.00-08.00 : Tidur.
08.00 : Pulang ke kosan
09.00 : Lanjut tidur di kosan
11.00 : Bangun tidur. Biasanya leyeh-leyeh. Kadang ngolah data. Seringnya nyuci baju
13.00 : Mandi. Mulai dari awal

Hidup oh hidup... Bagaimanapun juga, hidup itu harus disyukuri ^_^.


"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Turun Gunung

Akhirnya, Malam Jum'at lalu Rhein diizinkan turun gunung oleh Sang Guru. Setelah 20 hari bertapa di Bosscha, Lembang, pulang lah Rhein ke rumahnya tercinta.

Selalu ada rasa tersendiri tiap kali aku pulang ke rumah. Disambut komentar Ibu, senyuman Bapak, cerita-cerita Uki dan bani. Tidak banyak yang aku lakukan dengan keluarga saat pulang ke rumah. tapi kukira cukup untuk memanfaatkan quality time yang ada.

Nonton pertandingan Uki.
Adikku ini awal juli nanti akan terbang ke China. Bukan jadi TKW apalagi distributor barang2 elektronik plus CD bajakan buat dijual di Mangga Dua. Bukan banget! Dia jadi pitcher softball yang akan bertanding di Liga Junior Asia Pasifik. Semoga tim Indonesia bisa menang. Nah, Sabtu lalu aku nonton tim Softballnya sparing sama Tim Pelatda Jakarta... She is my best sister! Love her so much. Seneng banget melihat semangat dia kalau lagi bertanding

Ngambil NEM Bani
Nah, adikku yang baru lulus SMP ini memintaku untuk mengambil NEM dan kelulusan. Alhamdulillah dapet 36.50. Alhamdulillah juga dia udah keterima di SBI (Sekolah Bertarif Bertaraf Internasional) di SMAN 1 Bogor. Tempat kedua kakaknya sekolah juga.

Nemenin Ibu belanja
Ini nih yang menyenangkan plus melelahkan. Namanya ibu-ibu hobi belanja, plus kalau belanja itu lama, muter-muter mall, ditambah Ibu itu kalau jalan cepet banget. Jadilah Rhein ketinggalan dan nyasar di dalam mall yang jarang aku datangi...huhu... T_T tapi lumayan, aku dibelikan jilbab..

Ngobrol-ngobrol sama Bapak
Bapak itu orang sibuk. Bahkan saat aku di Bogor saja malah lebih sering ngobrol lewat telpon. Tanya kabar, tanya kegiatan. Beliau emang pria yang paling sayang aku...

Well, family... Humm.. Love them so much, miss them so much...

Sekarang Rhein sudah di Bosscha lagil. Mulai kerja lagi, cari data TA lagi, liatin bintang lagi, bertapa lagi. Sang Guru baru memperbolehkan pulang ke bogor bulan depan!! hiks..

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Jum'at ke 13!

Ada yang bilang katanya itu hari sial! Dan itu ada di bulan ini. Hari jum'at tanggal 13 pula di bulan Juni. Nah, pada saat tengah malam jam 00.01 di waktu itu pun Rhein masih nongkrong jalan-jalan di Bandung bareng sepupunya. Baru pulang nonton bioskop midnight di Ciwalk XXI. Nonton film "Made of Honor". Standar, sih... Mirip film "My Best Friend Wedding" kalau menurutku.


Ada yang spesial di Jum'at ke 13 ini sampe-sampe Rhein bikin postingan? Pasti dunk... Coz, di Jum'at ke 13 ini, Rhein Ulang Tahun! Yang ke 21.... ke 21.... ke 21!! Oh Gosh... kok gw makin tua aja, ne... Jomblo pula...



Mohon do'anya... Semoga aku bisa jadi sosok manusia yang lebih baik di setiap pergantian waktunya... Tidak terima todongan traktir. Tapi menerima hadiah dengan tangan terbuka... Hehehe...


"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Cewek Kotex!

Wew! Ngapain ni si Rhein kok nulis postingan sambil promosi iklan pembalut? Bukan bermaksud ng-iklan ato ternyata aku ini karyawan pabrik pembalut apalagi bermaksud porno. Cuma pengen cerita sedikit tentang acara yang dibikin sama Kotex ini.

Berawal dari baca salah satu surat kabar yang isinya bahwa tu pembalut mau bikin acara yang hadiahnya jalan-jalan. Nah, berhubung gw suka banget travelling apalagi kalau gratis, maka ikutlah daftar ke website ini. Katanya, mereka lagi nyari cewek-cewek yang berpotensi, pede, dan beda. Atau sesuai motto-nya YOU (Young, Outstanding, Unique). Yah, dengan berbekal ke-unik-an ku, terutama di bidang fisika nuklir partikel dan astronomi (ada cewek yang suka ginian? jarang banget, kan?), daftarlah aku ke sana. Ternyata eh ternyata, setelah lewat seleksi dari 5000 pendaftar dari Jakarta, dipilih 100 peserta dan aku lolos audisi selanjutnya! Kok bisa, ya?

Perjalanan menuju tempat audisi yaitu Hotel Grand Kemang cukup melelahkan. Harus naik kopaja yang penuh plus berdebu plus banyak orang plus keringetan plus capek plus ga tau dimana sebenarnya Hotel Grand Kemang itu?? Tapi toh akhirnya sampe juga... Sampe Ballroom langsung registrasi ulang dan di foto-foto. Itu loh, kayak foto-foto kalau mau nerima Award. Hihi.. norak banget gw yah. Bingung musti pose-pose dan senyum-senyum gimana. Plis deh, gw masih keringetan, baju plus jilbab masih acak-acakan gara-gara naik kopaja, ehh...malah difoto. Tapi yah ga papalah. Ngerasain jadi artis deh...

Nah, kebetulan ada beberapa cewek SMANSA Bogor angkatanku yang ikutan. Salah satunya si Adin. Jadilah aku sama dia gokil-gokilan aja di sana. Nyobain macam-macam gratisan. Mulai dari makan gratisan sampe nambah berkali-kali, ke kamar mandi berkali-kali (air gratis), sampe nyolong listrik hotel gratisan.. Gw nge-cas laptop, si Adin nge-cas hp. Dan nggak lupa foto-foto narsis...

Acara audisi ini sebenernya cuma wawancara dan ngisi pertanyaan di sebuah box dalam waktu singkat. Terus, kita diminta nunjukin atau cerita tentang potensi diri sendiri yang beda dari cewek lain. Lumayan, bisa ketemu artis bo! (Norak lagi deh gw). Soalnya yang ngewawancara itu Sarah Sechan, Ayu Dyah Pasha, dan 2 orang lagi dari pihak Kotex. Selebihnya, 100 orang peserta diminta menunggu di ruangan khusus dan saling berkenalan satu sama lain. Seneng banget bisa ketemu temen-temen baru dan cewek-cewek dengan potensi yang unik. Ada yang pembalap, penyanyi, penulis skenario film, dll. Banyak deh. Nah, ujung dari audisi ini adalah, menyeleksi 100 orang cewek yang ada jadi 30.

Sampai jam 19.00, baru beres deh tu semua cewek diwawancara. Tinggal nunggu pengumuman siapakah yang lolos audisi dan melanjutkan ke audisi selanjutnya? Sumpah, selama nunggu pengumuman aku udah kayak cacing kepanasan pengen cepet-cepet beres. Bukannya penasaran, tapi aku sudah ditunggu sama Pak Astro! Duh...mampus deh gw...

Jam 20.00 semua peserta dikumpulkan. Terus diminta baris sesuai yang diperintahkan si MC. Ceritanya kayak audisi Indonesian Idol gitu deh. Pokoknya setelah baris berbaris ditambah musik pengiring bernuansa tegang, hasilnya diumumkan dan ternyata eh ternyata, Aku dan Adin lolos audisi lagi ke 30 besar! Yang nantinya akan ada audisi lagi, lagi, dan lagi... sampe tinggal 3 orang dan dapet hadiah jalan-jalan..

Senangkah? hoho... Gw sama Adin sih seneng banget, lumayan dapet bingkisan pembalut buat satu bulan... Haha..


-Adin dan aku- -aku bergaya kayak model Kotex- -Adin juga ikut-ikutan bergaya-


-Sebagian peserta yang lain- -Makanan hasil rampasan-



-Ini yang aku bingung, cowok ini pake Kotex?-

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

I'm in Bosscha Now!


-Observatorium Bosscha-
Jadi ceritanya, sekarang aku sudah berada di Bandung. Dan sedang di Observatorium Bosscha dalam rangka penelitian TA seperti yang sudah diceritakan di posting-posting lalu. Berawal dari keberangkatan tgl 1 Juni.

MANDI
Brangkat dari Bogor jam 4.30, tanpa mandi karena dingin. Sampai Bandung langsung ke kosan yang terletak di Kebon Bibit, niatnya sih langsung mandi. Tapi karena Bandung hujan dan dingin, ga mandi. Sore cabut ke Bosscha, dingin banget. Ga mandi. Keesokan harinya (tgl 2 Juni), tadinya mau pulang ke kosan dan mandi. Ternyata masih ada tugas yang membuatku harus 'dipenjara' di Bosscha yang dingin itu, jadinya malas mandi. Hari ini, baru pulang ke kosan dan langsung tidur, belum mandi. Jadi total 3 hari aku tidak mandi. Tapi masih tetep wangi dan cantik kok ^_^

TUGAS AKHIR
Di Bosscha, aku dibimbing oleh beberapa orang. Pak Astro, Asisten Astro, Mas Asisten, dan Si Teman Astro. Mereka-mereka ini yang menemaniku belajar, begadang, cari literatur, ataupun menemaniku bernyanyi kalau sudah stress di tengah malam. Hihihi... Untung bukan malem jum'at. Teleskop yang aku pakai untuk ngambil data spektrum bintang juga gede banget. Plus ribet banget cara pakainya. Makanya, aku harus sudah stand by di teleskop Zeiss jam 4 untuk persiapan, dan saat petang tiba, langsung deh berburu bintang sampai pagi. Untungnya ini baru awal-awal, jadi selama 3 hari ini hanya diajari cara pakai teleskop plus tetek bengeknya. Mentok sampai jam 2 atau 3 pagi. Setelah itu, tewas tidur di perpustakaan. Sebenarnya sih ada penginapan khusus peneliti, cuma lebih enak ngesot ke perpus karena lebih dekat jaraknya.


-Teleskop yang aku pakai buat ngamat bintang-
LAB. TEORI
Loh? Di Bosscha ada lab. Teori juga? Tidak sodara-sodara.. Cuma ternyata para penghuni Lab itu merasa kehilangan karena tidak ada wanita lagi di lab fisika teori. Jadinya, kalau siang hari mereka chatting sama aku. Rindu gitu singkat kata. Apalagi Mumu yang menyuruhku cepat-cepat ke UI saking kangennya (Bletak! Bo'ong kok, dia nyuruh gw balik karena ada tugas kuliah yang belum beres..Hehe :D).

Sukalah suka di sini... Bakal sampai bulan Agustus nanti. Meski dingin menggigit tulang, meski harus jalan kaki ke Bosscha hampir 2 km plus nanjak pula. Bagus banget buat ngurusin badan. Meski pusing dengan kerjaan TA yang bikin stress! So, sekarang aku adalah Mojang Bandung nu geulis tea... hahaha...

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."
"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."