RSS

Kopdar yuk Kopdar...



Sungguh sangat terlambat menulis posting tentang kopdar yang sudah terjadi hampir seminggu yang lalu. Duh, maaf nie lagi sok banyak tugas plus lagi terserang flu&demam, jadinya ga bisa langsung update.

Cerita Jum'at lalu, diajakin kopdar lagi sama Tante Evie di Plasa Semanggi sekalian makan siang. Sekaligus menuntaskan 'misteri hilangnya tempat pensil' milikku. Hehe..makasih ya, Tante Cantik.. Sayangnya nggak bisa lama-lama ikutan kopdar, cuma sempet makan (itu pun buru-buru), soalnya udah ditungguin Mumu di lab.. Cerita selanjutnya ada di blognya Tante Evie.

Hari sabtu, kebetulan banget Siska mau dateng ke SMA 1 Bogor, sekolahku dulu. Kukira dia wartawati 'n mau ngeliput tentang acara ultah sekolahku itu. Bisa dimaklumi sih, itu kan sekolahnya orang-orang beken dan terkenal... Emo Smile (yang nggak setuju silahkan angkat besi!). Tapi ternyata dia dan perusahaan tempatnya bekerja mau ngisi acara tentang pelatihan jurnalistik. Aku salah sangka...

Ya sudah, akhirnya kami ketemuan deh, di aula SMANSA. Cuma sempet ketemu sebentar coz Siska juga musti ngisi acara dan aku mau ngajar. Sempet ngobrol-ngobrol, ternyata eh ternyata cewek manis ini orang Padang yang nyasar di Bandung dan sekarang terdampar di Jakarta (peace ya, Sis..Emo Smile). Padahal kukira mojang Bandung aseli. Dulu nemu blognya Siska 'n langsung tertarik soalnya dia film addict dan suka ngulas tentang film-film gitu. Beruntung banget, soalnya aku suka gaptek masalah film, jadinya kalau baca blog dia, bisa jadi referensi film mana yang kira-kira asyik ditonton. Apalagi dia juga suka dan pengen banget bikin film.. Ayo semangat, Sis! Aku siap jadi pemeran utama yang cantik dan baik hati (loh?)Emo Smile

Terus kami sempet foto-foto. Di atas itu foto kami yang cantik dan manis. Sebenernya Siska doang sih. Jadi minder, habis dia dandan feminin banget, sedangkan aku dandan ala pembalap lengkap dengan slayer dan sarung tangan. Maklum, kalau ngajar harus pake motor dan selalu ngebut.Emo Smile

Ayo..Ayo.. Siapa yang mau kopdaran lagi??

"aku hanya miliki cinta, dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

"Tidak pernah ada yang sia-sia dalam sebuah perjalanan..."

Setiap Pribadi itu Istimewa

Beberapa hari terakhir ini aku sering ngerasa minder. Ngerasa rendah diri dan malu karena nggak punya something spesial dalam diriku. Aku minder sama temen-temen penulis yang udah nerbitin banyak karya lagi. Ngiri sama temen-temen astro yang ilmu dan eksistensinya makin-okeh-aja di dunia per-astronomi-an. Ngiler sama temen-temen SMA yang selain kuliah masih bisa ikut kegiatan macem-macem di luar kampus dan bisa nambah 'ilmu kehidupan'. Dan yang terpenting, sakit hati karena aku ngerasa bego banget di tengah temen-temen lab Nuklir yang sudah teruji ke-jenius-annya baik dalam hal mekanika kuantum atapun Maria Ozawa (untuk yang terakhir ini, piss, dahEmo Smile!).

Kadang aku suka kesel plus depresi sendiri ketika harus memahami kuliah fisika tapi kok nggak ngerti-ngerti, sedangkan teman-temanku sudah manggut-manggut sambil bilang "Oh, ternyata gitu..". Sehingga aku hanya bisa mengerang, Oh my God, why I'm so stupid!!Emo Smile

Okay, aku memang punya tingkat kemampuan loading sangat rendah sehingga kalau dosen ngajar aku merasa seperti sedang dilewati kereta pakuan ekspress bogor-jakarta, alias cuma dapet debu dan anginnya doang, bukan naik keretanya. Aku juga jarang minta ajarin temen-temen fisika karena menurut pengalaman yang pernah ada, meski udah diajarin tetep aja nggak ngerti dan temenku bakal kesel sendiri karena kelemotannku. Selama ini baru ada 2 orang yang sabar kalau ngajarin aku pelajaran. Pertama, guru les privatku waktu SMA yang pernah aku kutuk, dia ga akan nikah sampe aku kuliah di astronomi ITB. Yang ternyata sekarang aku kuliah di fisika UI, sehingga sampai sekarang guru lesku itu masih jomblo. Maafin aku ya, Bang... Yang kedua adalah asisten astro, yang sering banget ngelus dada dan menghela napas panjang kalau aku terlalu banyak interupsi plus nanya-nanya ga jelas kalau lagi belajar.

Makanya aku sering sebel sendiri. Belajar sendiri nggak ngerti, stress. Diajarin orang lain malah bikin orang yang ngajarin stress. Jadilah aku lebih sering diem, yang akhirnya ga pernah ngerti-ngerti. SEBAALLL!!Emo Smile

Pernah aku stress berat karena masalah ini dan ngomel-ngomel sama seorang sahabat. Aku bilang, "Pokoknya gue pengen pinter di bidang fisika! Harus!". Sifat ngototku kumat. Tapi sahabatku hanya bilang dengan lembut, "Lha, kalau Allah pengennya kamu pinter di bidang lain, gimana?". Deg! Sekali lagi, aku diingatkan kalau ternyata aku sudah ngotot sama Tuhan. Kayaknya aku sering banget ngotot sama Tuhan dan ingin ini itu. Tapi saat nggak dikabulkan, aku akan stress dan ngomel-ngomel. Jadi, sebenarnya aku ini berdoa untuk meminta ridha Tuhan atau 'memerintah' Tuhan agar mengabulkan semua keinginanku? Aduh, kok jadi ngelantur...

Setelah itu si sahabat mengingatkan banyak hal tentang kelebihanku. Katanya aku pinter nulis, bisa nerbitin novel, punya banyak 'temen baru' (bahasa lain dari 'fans' :D) yang suka novelku, meski jutek aku masih tetap supel dan bisa berteman dengan banyak orang, aku pendengar yang baik, dan aku termasuk rajin kalau ngerjain tugas kuliah. Well yah, meski ternyata kelebihanku nggak banyak plus menurutku semua itu biasa saja, tetap saja aku kembali diingatkan kalau aku ini kurang bersyukur!

Harusnya aku ini tetap bersyukur atas semua yang aku punya, harusnya aku tetap bisa menghargai diri sendiri. Jadinya nggak perlu stress. Dan sudah seharusnya aku percaya sama Tuhan yang selalu memberikan keistimewaan pada tiap pribadi. Mungkin aku saja yang belum menemukan keistimewaan pada diriku sendiri. Kalau tentang fisika, meski harus kerja rodi toh masih bisa dipelajari (Tapi tetep pusyiiinngg...). Aku masih inget sms Aa'-ku Sayang, "Tetap usaha dan semangat tia! Bersama Allah, tidak ada jalan buntu..." ^_^


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Laboraturium Fisika Nuklir dan Partikel

Weiss...terdengar seperti sebuah tempat yang misterius dan menyeramkan, bukan? Hehe...Inilah lab yang menjadi tempat aku nongkrong jika di kampus. Jangan dibayangkan di sana terdapat seperangkat alat sholat praktikum yang canggih, dengan tumpukan uranium, plutonium, TNT, yang akan jadi bahan pembuatan bom ataupun senjata nuklir mutakhir. Jangan juga dibayangkan tempat ini menjadi pusat pergerakan pembuatan PLTN yang masih menjadi perdebatan itu. Dan yang paling penting, jangan dibayangkan kalau tempat ini berisi para ilmuwan jenius berpenampilan botak, berkacamata, pakai jas lab putih, dan aneh. Karena yang benar adalah berisi orang-orang aneh plus seorang makhluk Tuhan yang paling sexy normal, yaitu saya. Emo Smile Hehehe.. Piss ah.. Aku masih junior di sana, bisa dibantai nanti.

Anak Nuklir lebih suka menyebutnya Lab Teori. Habis, di dalemnya cuma berisi buku-buku tebal yang topiknya ga jauh-jauh dari mekanika kuantum, jurnal-jurnal, dan komputer. Yang sedikit istimewa hanya dispenser untuk bikin kopi para senior yang semuanya cowok itu. Penghuni lab ini biasanya datang untuk ngerjain tugas atau ngecek beasiswa di internet. Namun ada juga perilaku-perilaku istimewa lainnya seperti Mumu yang entah kenapa akhir-akhir ini jadi sering mendiskusikan puisi cinta. Aaaiiihhh....Emo Smile Ada juga Kakak S yang hobi donlot (entah donlot apa). Kakak A yang suka baca buku, tapi jika sudah berpartner dengan Kakak S, suka bikin rusuh. Kakak B yang lagi bikin TA tapi sering sakit (cepet sembuh, kak!), Kakak R yang dulu anak HAAJ. Dan masih banyak senior lain. Ada juga para dosen baik hati (muji, supaya dapet nilai bagus) yang suka ikutan nongkrong dan diskusi tentang TA atau bertanya kabar mahasiswanya.

Diskusi-diskusi yang hangat di lab ini adalah tentang cewek! Kenapa? karena hampir semua pria di sini adalah jomblo. Ayo, untuk para pembaca cewe yang berminat, silahkan daftar padaku. Sering juga diskusi tentang film, karena Kakak S memiliki obesesi menjadi artis dan superstar! Emo SmileSemoga ada produser atau sutradara yang membaca blog ini dan menawari Kakak S peran sebagai anak fisika aneh. Hahaha... Sebagai the only one girl di lab ini, terkadang aku jadi bahan tertawaan kalau para pria sedang membahas hal-hal tentang "minum kopi" atau yang biasa disebut obrolan wanita/ pria dewasa.

Pastinya, kalau nongkrong di lab ini aku susah mingkem. Habisnya, keseringan ketawa, sih... Apalagi kalau Kakak S dan Kakak A sudah mulai bertingkah aneh-aneh. Sukalah suka...Karena aku bisa belajar banyak di lab ini. Baik belajar fisika, ngerjain TA, ataupun belajar yang "lain-lain"... Emo Smile

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

My Pray

Ya Rabbi...
Di suatu waktu yang tepat nanti,
Berikanlah kami kekuatan IKHLAS yang sangat...
Baik ikhlas untuk saling menerima,
Ataupun ikhlas untuk saling melepaskan...


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."