RSS

Hadiah Akhir Bulan

Bulan lalu adalah bulan yang istimewa. Karena Februari ada 29 hari yang tandanya tahun ini adalah tahun kabisat. Bulan maret ini pun buatku istimewa. Kenapa? Karena tepat di akhir bulan ini, tanggal 31 Maret, aku dapat hadiah. Yaitu, UTS 3 BIJI SEKALIGUSS!! Sungguh teganya teganya...teganya...teganya... teganya... teganya... para dosen itu.

Yup! Layaknya obat kalau kebanyakan jadi overdosis, maka begitupun dengan ujian kali ini. Bener-bener bikin lemes. Meski udah persiapan seminggu sebelumnya, yang membuatku meninggalkan waktu jatah main dan browsing, tapi tetep aja pas ujian, KOK SOALNYA SUSAAAHH??

Aaaarrgghhh!! Benar-benar stress dan mabok. Ohya, sekarang aku harus bikin laporan untuk praktikum besok.

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Semakin Lama Semakin Matre

Akhir-akhir ini, diriku semakin matre dan pelit saja. Matre karena kalau ada urusan duit, antena dalam otakku langsung memberikan sinyal respon berbunyi nyaring (halah!). Dan pelit karena aku jadi sangat menghemat pengeluaran plus tidak membiarkan siapapun punya hutang padaku. Ayo yang merasa punya utang, buruan bayar! Hahaha...

Maklumlah mahasiswa, plus lagi akhir bulan pula. Apalagi akhir-akhir ini dan beberapa waktu ke depan, aku bakal sering-sering ke Bandung dalam rangka urusan TA. Bolak-balik Jakarta-Depok-Bandung-Bogor ternyata memakan biaya yang lumayan banyak. Inginnya sih minta ke ortu. Tapi kok ya tengsin banget udah gede masih saja minta duit melulu. Aku sudah berniat dalam hati sejak dulu, ortu cukup membiayai kuliah dan kosan saja. Sisanya, aku yang tanggung. Meski toh nggak jarang aku kekurangan duit dan minta duit tambahan. Hehehe...yang penting kan niatnya...

Waktu SMP, aku pernah punya mimpi. Saat jadi mahasiswa, pengen banget udah punya penghasilan sendiri, punya rumah sendiri, plus punya anak angkat. Sudah cukup mapan-lah. Mimpi yang muluk sebenarnya. Tapi ya namanya juga mimpi. Nyatanya sekarang? Jauh banget dari mimpi. Penghasilan sendiri, ya Alhamdulillah rezeki emang nggak kemana (ke orang lain gitu, bukan ke saya :D). Punya rumah? Hoho..boro-boro. Punya anak angkat? Mana sempattt.. Tadinya, aku pengen punya anak angkat karena aku suka banget anak-anak, dan kepengen punya anak. Sayangnya, aku belum berniat menyerahkan diriku pada sosok seorang suami. So, angkat anak aja gitu. Tapi ya dengan kondisi sekarang yang (sok) sibuk di kampus naudzubillah, anakku nanti mau digimanain?? Makanya, maaf buat para ibu yang anaknya suka aku culik. Hihihi...

Kembali ke masalah matre. Dari dulu, aku memang wanita berwajah sendu (seneng duit). Makanya, sekarang ini kalau ada tawaran ditraktir makan, ga pernah kutolak. Ditawarin kerjaan, apalagi. Ada job ngajar, terima. Jadi pembicara, hayuk. Jadi juri lomba, okeh. Pokoknya apapunlah selama tidak mengganggu jadwal kuliah.

Jadi intinya, buat temen-temen yang mau mepekerjakan aku secara halal dan freelance, akan diterima dengan senang hati. Atau ada yang mau memintaku sebagai teman curhat dan makan, akan aku ladeni (asal ditraktir).

Hoho...matrenya aku. Semakin Lama Semakin Matre...

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

As Sweet As Chocolate

Selalu ada kesan, pada setiap kali aku menikmati rintik hujan di sore hari. Teringat pada sebuah kenangan masa SMA dulu. Percakapan pertamaku, dengan dirinya...

Sore hari, kala itu...

Aku sudah siap dengan payung di tangan. Buku-buku dalam tas sudah aku bungkus dengan plastik agar tidak basah. Handphone dan dompet kusimpan aman dalam jaket. Yup! Sekarang saatnya pulang menembus hujan yang tak kunjung berhenti mengguyur sejak siang tadi. Kulihat beberapa teman berdiri di depan pintu gerbang menatap derasnya hujan. Mungkin mereka masih ragu-ragu untuk pulang, mengingat angin yang berhembus kencang membuat ranting-ranting pohon berayun mengerikan, dan sangat berpotensi untuk menerbangkan payung serta membuat pakaian basah kuyup. Tapi aku sudah berniat untuk pulang secepatnya. Sekarang pun sudah terlalu sore dan bisa diperkirakan aku akan sampai rumah lewat waktu adzan Isya.

Aku berjalan menerobos jejeran orang yang berdiri di dekat pintu gerbang.

"Pulang sekarang, Rhe? Masih deras, loh." Salah seorang temanku mengingatkan.

Aku hanya tersenyum mengangguk sembari membuka payung warna biru laut milikku. Tepat saat itu, dari arah belakang seseorang menabrakku pelan, ikut berlindung di bawah payung yang baru saja kubuka. Aku menoleh kaget. Ya Tuhan, dia...

"Boleh ikut nebeng sampai pangkalan angkot?" pintanya. Rambut dan sebagian bajunya basah karena hujan.

Aku terpana melihatnya berada dalam jarak sedekat ini.

"Hey!" Pemuda itu melambaikan tangannya di depan wajahku, membuatku tersadar.

"Ohya, boleh. Aku juga mau ke sana, kok." Jelas sekali suaraku terdengar sangat gugup. Semoga ia menyangka aku gugup karena kedinginan.

"Thanks banget. Aku lupa bawa payung padahal ada les sore ini," jelasnya. Ia mengambil alih gagang payung yang kupegang.

Kami berdua berjalan bersisian, keluar dari gerbang sekolah. Jantungku berdebar tak karuan. Serasa bagaikan mimpi, pemuda yang selama ini hanya aku lihat dari jauh dengan tatap penuh kagum, kini berdiri di sebelahku. Berjalan bersamaku, bahkan satu payung denganku! Tuhan, mimpi apa aku semalam?

Berjalan menyusuri trotoar, kami masih terdiam tak saling bicara. Aku jelas saja sangat gugup. Sedangkan dia...entah apa yang ada dalam pikirannya. Kulirik pemuda itu sekilas. Tubuhnya tinggi, aku hanya sebahunya. Rambutnya yang ikal tampak rapi seperti habis dicukur. Garis wajahnya tegas dengan warna kulit agak gelap. Manis. Ah, aku jadi tersipu sendiri...

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Pass It To The Front

Dapet Pe-er nie dari Cah Kene. Mustinya dikerjain pas liburan. Tapi baru sempet sekarang.. Hee... Lunas yah... ^_^

Dear Friends and co-bloggers lets play-game-tag to tag- “pass it to the front”

Heres the Rules :* First copy and paste it.* Do not remove any content.* Just add One word related to your blogs.* If you don’t like the concept Pls! say no?* Our main goal is we are going to circulate our number of friends.* The more people join the “pass it to the front” the more links we generate.* Lastly write only one word “short” for your blogs…* Keep it simple and short,i know some of you have more than one blogs.* The color is only black, gray, or white plssss avoid using any color okies.

Let me show you :1.-Filipina,2.-Stories,3.-Abroad,4.-Husband,5.Gagiers, 6. Life, 7. Everything, 8. Offer, 9. Moments, 10. Journey, 11. Simple, 12. ABaLe, 13. Eucalyptus ,14. .: ing :., 15. Cah Kene, 16. Rhein-Little Star-, Type your link here!

Selanjutnya kuserahkan pada: Purwa, Adi-semrawut, Bani, Siska... Sama yang lain juga deh...Ayo...ayo..jangan males.. ^_^

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Kabar-Kabari

Nyaris 2 minggu tanpa posting. Maaf buat yang teman-teman yang kangen postingan saya (hueek...hehehe :D).

2 minggu ini rasanya berat sekali aku lalui. Aku jatuh sakit, dan harus jauh dari rumah dengan kondisi mengenaskan tanpa asupan makanan yang bergizi. Ditambah pula waktu istirahat yang berkurang drastis karena tugas yang semakin hari semakin menumpuk. Begadang dengan kepala pusing dan ingus meler serta tak lepas dari LCD Leptok, sudah seperti kebiasaan. Ibu...I miss u...

Aku harus menyelesaikan 8 modul laporan praktikum elektronika dalam 1 minggu. Oh my God, 8 laporan! Itu baru praktikum elektronika saja. Belum lagi praktikum Fislan juga harus bikin laporan dan buat presentasi. Ditambah kuliah, tugas, dan kuis ini itu yang waktunya selalu mepet-mepet. Membuatku harus tergesa-gesa mengejar waktu dan bolak-balik ke ruang kuliah yang tempatnya nggak kenal ampun. Kadang lantai 4, balik lagi ke lantai 1, lanjut ke lantai 3. Aaaaaa....!! Sampai pada akhirnya aku nangis! Hoho...nangis meratapi nasib yang capek sekali dengan rutinitas plus lagi sakit pula. Jangan bayangkan aku nangis sambil tersedu-sedu dalam suasana melankolis, tapi aku nangis sambil ngomel-ngomel dan nyumpah-nyumpahin banyak orang. Hehe... udah kayak orang gila di kosan. Tapi toh setelah nangis dan ngomel-ngomel, aku jadi lega... Bisa melanjutkan ngerjain tugas lagi dengan tenang. Ternyata emosi itu memang harus dilampiaskan..

Hasilnya? Laporan elektronika beres dengan sukses, meski nggak perfect dan harus main licik-licikan sama dosen. Laporan praktikum fislan, dibantuin Mumu. Presentasi? Hoho.. ini yang menyebalkan. Kata Mr. DJ presentasiku kurang memuaskan, dan aku diminta mengulang. Aaahh!! Mengulang!! Setelah sekian lama aku nyari data tuk presentasi dan nyari jurnal sebanyak itu?? Akhirnya aku minta tolong senior untuk menjelaskan tentang topik presentasi. Kata mereka, presentasiku udah cukup baik. Ternyata emang tu dosen aja yang suka semena-mena bertanya hal-hal di luar topik presentasi. Aaarrghhh! Ngulang lagi.

Ada satu yang membahagiakan. Proposal pengamatan TA saya sudah di setujui Pak Astro! Horee... Ayo berikan selamat padaku. Hehe...

Yah, dari semua kelelahan ini aku belajar banyak hal kok. Terutama dalam memanfaatkan waktu se-efektif mungkin. Waktu senggang dikit dalam perjalanan pulang di kereta, aku bisa baca buku. Dalam satu hari, setidaknya bisa beres 2 atau 3 laporan. Saat tidur, benar-benar tidur dengan tenang. Yang pasti, Keep fight!

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Grand Final, SMANSA Bogor Juara 1!!

Meski rada telat, aku mau posting tentang wiken kemaren. Minggu 9 Maret 2008, aku nonton pertandingan Grand Final Softball Puteri di GOR Lodaya Bandung. SMANSA Bogor v.s SMA N 7 Bandung. Pertandingan dimulai jam 9. Diawali dengan tim Djuanda (SMANSA Bogor) yang jaga, SMA N 7 Bandung main.

Jalannya pertandingan sangat seru, sodara-sodara...!! Sampai ining ke 3, tim 7 Bandung unggul dengan 7-0. Tapi di ining selanjutnya, akhirnya Djuanda bisa menyusul! Semua pemain bermain dengan panas. Sepanas cuaca Bandung yang sedang terik-teriknya. Suporter pun tak kalah panas. Dari segi suporter, pastinya Djuanda kalah. Cuma ada sepertiga tribun kiri. Sedangkan suporter 7 Bandung, memenuhi tribun kanan. Tapi dari segi semangat, Djuanda nggak kalah. Pastinya, norak banget! Yah, secara gitu anak Smansa kalau jadi suporter hebohnya ampun-ampunan. Itu mulai dari lagi iklan sampe jingle-nya Dufan juga dinyanyiin! Halah.. parah emang. Ditambah lagu penyemangat seperti "Go Djuanda! You can do it, you can fight!!" Atau ada juga lagu-lagu ledekan untuk pemain lawan seperti, "Kirain jago...kirain jago...kirain jago.. Padahal BEGO!!" Sumpah, parah emang. Bakat bonek semua tuh anak Smansa.

Memasuki ining ke 5, Djuanda mulai menyusul. Perolehan poin saling menyusul. Sampai ining ke 6, perolehan point 9 untuk 7 Bandung dan 6 untuk Djuanda. Djuanda harus berusaha ekstra keras karena pertandingan hanya berlangsung sampai 7 ining. Namun ternyata apa yang terjadi, sodara-sodara, tepat saat ining ke 7, Djuanda berhasil menyamakan kedudukan! Pas banget sama out yang ke-3. Skor 9-9.

Penonton makin memanas. Tim Djuanda tampak tenang. Tim 7 Bandung tampak mulai kacau. Terlihat dari pelatihnya yang memberikan instruksi berkali-kali da minta time berkali-kali saat pertandingan. Di ining tambahan ini, 7 Bandung tidak bisa menghasilkan point. Saat Djuanda main, beberapa menit awal sudah out 2 kali. Tapi akhirnya.... SATU POINT DICETAK!! HOREE!!!

DJUANDA JUARA 1!! Semua penonton bersorak dan suporter turun ke lapangan ikut bahagia. Dan kebetulan sekali, saat Djuanda menang, tepat hujan turun! Dasar, mentang-mentang dari kota hujan. Anehnya, hujan itu hanya sebentar. Cuma 5 menit. Berikut foto-fotonya:

Sebelum Pertandingan kedua tim salaman dulu dong....








Tim Djuanda berkumpul dan berdoa sebelum main








Tribun suporter lawan yang penuh banget.








Suporter tim Djuanda. Biar sedikit tapi tetep heboh!!








Penentu kemenangan!! Terlihat pemain Djuanda, Indri, baru masuk base kemenangan.
















Kita tidak akan pernah tahu hasil sebuah pertandingan, sampai pertandingan itu benar-benar selesai.
Fight Djuanda!! SMA N 1, layak dapat juara 1!!


"aku hanya miliki cinta...

dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Cerita Wiken...

Kita lupakan sejenak si Mumu. Sekarang aku pengen cerita tentang perjalanan weekend kemaren. Minggu 2 Maret 2008, Aa' sepupuku ada yang menikah di Bandung. Sudah pasti keluarga besar bapak datang semua ke Bandung. Kami menginap di hotel Horison Bandung karena gedung tempat nikahannya deket situ. Tinggal ngesot. Nah, berhubung lagi males nulis banyak dan bentar lagi mau praktikum bareng si Mumu (Mumu lagi...), jadi aku mau pamer foto-foto narsis saja... Jangan naksir yah... Hehehe :D Itu dalam perjalanan ke Bandung. Foto sama Bani. Dia paling ga suka difoto bareng saya... hahaha...

Bareng sepupu cewek... Yang bajunya beda cuma aku...








Sama keponakan yang lucuuu...!!! I love children!! ^_^







Bapak sama Ibu...









Salah satu adegan setelah akad nikah... Huhu...






Ya...selesai cerita foto-fotonya...

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Cinta = Mengerti = Understand

Sebelumnya maaf kalau postinganku akhir-akhir ini selalu bercerita tentang Mumu. Habis gimana dong? Hari-hariku nggak jauh-jauh dari kuliah, praktikum, bikin tugas, presentasi, dll. Dan itu semua harus kulakukan sama Mumu. Jadilah, tiap hari ketemunya Mumu lagi...Mumu lagi... Bosankah aku? ya nggak dong...

Okay, ini cerita kemaren. Jum'at pagi menjelang praktikum, aku nunggu Mumu di lantai dasar (landas) fisika sambil browsing. Tuh anak memang tukang ngaret! Janjian jam 9, dia baru datang jam 10.30. Huff... Setelah dia datang, kami duduk berdua dan mulai mengerjakan laporan praktikum, bikin prosedur dan rancangan waktu (yah, gitu-gitu kalau praktikum). Kebetulan gedung fisika sepi banget. Hampir semua anak fisika pergi camping. Cuma orang-orang yang praktikum seperti kami yang nggak bisa ikut...Hiks...

Nah, saat aku asyik ngetik-ngetik laporan, entah kenapa Mumu tiba-tiba bicara sambil berbisik-bisik padaku. Dia bilang, "Cinta itu saling mengerti...". Aku langsung menoleh karena terkejut. Ni anak salah makan apa? "Maksudmu?" tanyaku. Lalu dia melanjutkan, "Cinta itu saling mengerti... Mengerti itu understand. Under berarti di bawah, stand berarti berdiri. Jadi, jika yang di bawah sudah berdiri, kuharap kamu mengerti...". Terang saja rona wajahku langsung nggak karuan. Si Mumu malah ketawa terbahak-bahak. Mumu....!!!! Kuntonjok bahunya keras-keras.

Yah, begitulah cowok fisika....

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."