RSS

Iri...

Aku iri pada orang-orang yang diberi anugerah oleh Tuhan, otak dengan kemampuan menyerap informasi dengan cepat. Sadar diri gitu kalau aku ini lemot bak kompie pentium 1 yang lambreta banget untuk loading. Dan aku SANGAT IRI sama orang-orang yang yang hanya sekali menerima informasi, langsung nyantel di otaknya.

Contohnya si Mumu, partnerku itu. Meski kita sama-sama anak nuklir toh tetap saja dia adalah sosok jenius yang pas SMA menang olimpiade fisika. Lha aku? Hoho... menang olimpiade juara makan kerupuk pas 17an. Mumu yang kalau sekali baca langsung ngerti tentang apa yang dibacanya, padahal itu bacaan tentang fisika kuantum. Mumu yang sekali denger penjelasan dosen bisa langsung mencerna dan mendebat si dosen dengan pendapatnya sendiri tentang suatu topik padahal itu topik mekanika kuantum. Aku? Wah..bablas, wae....

Kalau Mumu hanya perlu sekali baca untuk bisa mengerti sebundel paper, aku perlu usaha berkali-kali baca bahkan hanya untuk membaca satu halaman paper saja! Itu pun belum tentu ngerti seutuhnya. Apalagi mai mendebat dosen. Bisa-bisa tu dosen ketawa ngakak.. kok ya cah bodo kayak aku mau mendebat profesor. Ngisin-ngisini..

Jujur aku sangat iri. Mumu itu simple banget. Dia sama kayak mahasiswa lain. Suka nonton, jalan-jalan, browsing, tidur, cari situs bokep (maklum cowok. Maaf ya, Mu..), dll. Bahkan pernah suatu hari, saat kami berdua kuliah, duduk bersebelahan tepat di depan dosen yang sangat bersemangat "mendongeng" tentang spin dan matriks-matriksnya. Eh...tiba-tiba kepala Mumu terkulai di dekat bahuku. Dia TIDUR!!

Nyesek juga sih. Waktu itu aku lagi serius melototin pak dosen dan papan tulis penuh rumus. Plus tanganku nggak berhenti mencatat. Si Mumu malah enak-enak tidur. Apa karena dia kecapekan belajar semalam suntuk sebelumnya? Aku tidak yakin sodara-sodara. Mendengar cerita-cerita cowok fisika yang pernah nginap di kosannya, Mumu jarang banget keliatan belajar. Bahkan kalau kuliah Mumu selalu pinjam catatan.

Iri sekali. Mumu cerdas dan jenius. Sedangkan aku harus usaha berkali-kali lipat untuk bisa mengejarnya (dalam hal akademis, pastinya). Kalau dianalogikan, Mumu itu mesin fotokopi. Sekali nempelin kertas, nggak sampai satu menit udah bisa keluar output. Sedangkan aku ini mesin scanner. Harus scan dulu (suaranya --niiiittt---), input ke komputer, diproses di komputer, baru di print dan keluar output. Kelamaan!

Well, mungkin aku bisa sedikit senang karena punya kelebihan yang Mumu kurang kuasai. Yaitu, aku bisa menerangkan. Mumu sendiri mengakui kalau dalam urusan nilai, dia selalu jatuh di nilai presentasi. Sedangkan aku justru paling suka kalau presentasi, meski bikinnya capek ampun-ampunan. Yah, Mumu mengerti konsep, dan aku yang menjabarkan konsepnya secara simpel ke audience. Semoga kita bisa saling melengkapi ya, Mu... (maksudnaaa....???) Hahaha...


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Praktikum Filan 2A

Aku pengen cerita tentang salah satu kuliah semester ini. Bukan kuliah sih sebenernya, tapi Praktikum Fisika Lanjutan 2 A. Praktikum khusus buat anak nuklir yang cuma terdiri dari sepasang manusia ciptaan-Nya (halah, apaan sih).

Sebut saja partnerku itu namanya Mumu. Cowok dengan kulit putih, cakep, pake kacamata, dan cool abiez!! Huhu... Emang sih, tampangnya beda jauh sama Brad Pitt, tapi mirip Daniel Radclife (bener nggak ya tulisannya) pas jadi Harry Potter! Beneran nggak pake bohong. Biasanya kita kalau kuliah atau di lab cuma berdua. Eh, ada yang ketiga ding, tapi bukan setan melainkan dosen. Sebut saja nama bapak Dosen itu Mr. DJ (jadi inget lagunya Madonna), yang tak lain adalah akronim dari DJ-OKO (maaf ya, Pak.. Piss...). Nah, praktikumnya nggak beda-beda jauh dari presentasi, ngambil data, dan bikin alat.

Hanya saja, ada yang beda dengan kuliah ini. Kenapa? Karena aku selalu deg-degan kalau deket Mumu!! Aaahhh... jadi malu... Apalagi nggak jarang dosen suka semena-mena menginggalkan kami berdua di lab. Jadinya kita suka sama-sama salting. Terutama kalau harus deket-deket karena lagi ngambil data. Huhu.... Jantung ini berdebar tak menentu. Cuma suasana aja yang kurang romantis. Berduaan bukannya di pantai atau puncak gunung yang indah, tapi di laboraturium fisika yang penuh alat-alat...yah gitu deh, nggak usah digambarkan. Yang pasti nggak romantis banget.

Huhu... semakin sering kami bertemu. Semakin sering aku deg-degan... Ah, mengapa aku lemah terhadap pria tampan....

PS: ini adalah postingan nggak jelas di hari2 penuh stress. Jangan dianggap serius.

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Sibuk....

Sudah lama nggak posting. Saya sibuk sekali. Saya pusing sekali. Kuliah pagi-sore, beberapa waktu kosong di siang hari. Kuiz, Pe-er, praktikum, tugas presentasi, cari data, dan masih banyak lagi. Ohya, skripsi pun entah bagaimana kabarnya. Pastinya dalam waktu dekat ini si asisten astro berencana untuk meluncur ke Depok dari Bandung dengan mengemban misi: "MEMPERCEPAT PROSES PEMBUATAN PROPOSAL SAYAH!!" semoga dia tidak jahat pada saya nantinya.. hiks...

Saya masih harus presentasi jumat nanti dengan "si partner nuklir". Tak lupa ditatap tajam oleh Mr. DJ, pembimbing kami.. Aarrghh.. Ingin cepat2 hari sabtu. Jadwal saya ngajar astronomi. Saya suka sekali bertemu murid-murid. Mereka menyenangkan dan selalu bisa membuat saya fresh kembali..

Aah..mengapa gaya tulisan saya jadi aneh begini. Mungkin pengaruh radiasi...

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Valentine

Apa termasuk hari yang berarti untukmu? Untukku, ya. Bukan karena valentine-nya. Tapi karena seseorang yang spesial (My First Love) ulang tahun di tanggal 14 Februari. Jadi, sudah termasuk ritual tahunan untuk mengucapkan selamat.

Well, aku kenal valentine sejak 2 SMP. Waktu itu temen-temen cewek pada ngasih cokelat ke cowok yang disukainya. Aku yang saat itu masih remaja ABG imut dan baik hati namun mudah terpengaruh. Jadilah ikut-ikutan bagi-bagi cokelat juga. Tapi bukan ke satu cowok, melainkan ke semua teman sekelas.

Kelas 3 SMP
Pindah ke Bogor, teman-teman cewek sibuk bikin cokelat dan bagi-bagi ke cowok (lagih!). Sedangkan aku sibuk ngerampokin cokelat sisa milik mereka. Haha.. Meski sisa dan hasil rampokan, toh tetap enak dan gratis! Oya, berhubung masih suka terpengaruh, akhirnya aku beli sebungkus oreo kecil dan kuniatkan untuk ngasih ke cowok. SIAPAKAH?? Nggak tau. Nggak ada gebetan sih... Jadinya, aku nongkrong di lorong kelas, dan berkata dalam hati "Siapapun cowok yang pertama kali lewat di lorong ini, dialah yang bakal gue kasih ni 'oreo valentine'". Dan eng..ing..eng..! Seorang cowok teman sekelas yang terkenal culun (maaf bagi yang ngerasa) lewat dan langsung kucegat. "Eh, ini buat kamu. Met valentine, ya." Si cowok culun terpana, terbengong, terharu. Sedangkan aku tanpa ada perasaan apapun melenggang pergi masuk kelas dengan cueknya. Hal ini berlanjut karena si cowok sepertinya jadi ge-er plus caper padaku dan aku malah ilfeel. Haha...

Kelas 1 SMA
Orang spesial itu ngasih aku dan temanku cokelat di hari valentine. Bukan karena valentine-nya. Tapi karena traktiran, toh dia sedang ulang tahun. Giliran aku yang ge-er. Tapi jangan-jangan itu cokelat hasil pemberian teman-teman ceweknya, ya? Karena kebanyakan, jadi diberikan padaku.. Aarrrgghh!!

Kelas 2 SMA
Nothing spesial. Hanya mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

Kelas 3 SMA
Mengucapkan selamat ultah. Sepupuku dapet blackforest dari cewek penganggumnya. Jadilah aku dan dia melahapnya di perpus sekolah. Bagi-bagi juga ke penjaga perpus. Tak disangka, kepergok sama teman-teman si cewek. Semoga tu cewek nggak cemburu...

Kuliah tingkat 1
Nothing spesial. Hanya mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

Kuliah tingkat 2
Nothing spesial. Hanya mengucapkan selamat ulang tahun padanya.

Hari ini!
Aku chatting. ID YM-nya menyala. Aku klik dan menulis, "Met Milad ^_^" dia membalas "makasih..." Sudah, begitu saja.

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Kehidupan Normal

Well, setelah menjalani liburan satu bulan sejak tahun baru, tanggal 4 februari kemarin aku masuk kuliah lagi. Semester 6! Sudah semakin tua ternyata aku..hiks..hiks.. Jadilah, Hari-hariku nggak jauh beda dari berangkat ke kampus, kuliah, ngerjain tugas, ngerjain skripsi, ngajar, dll. Wuiii... itulah mengapa, bagi yang bertanya-tanya dan rindu kok aku nggak posting atopun blogwalking (*bletak!*), mohon maaf karena nggak sempat nyentuh internet kampus meski gratisan.. Hihi..

Semester ini aku ngambil 8 mata kuliah dengan total 20 sks.
1. Matematika Dasar 2
Hoho...ini seharusnya mata kuliah semester 2. Tapi berhubung intelegensiaku tidak mencukupi, jadilah tidak lulus dan harus mengulang semester ini... :D

2. Fungsi Khusus
Mata kuliah yang sangat berFUNGSI KHUSUS untuk anak-anak fisika. Jadi, bagi yang bukan bidangnya, diharapkan tidak coba-coba karena bisa mengakibatkan muntaber.

3. Mekanika Klasik
Nah, ini adalah kuliah sejarah tentang Newton dan para sahabatnya di masa lalu. Cuma ya, sejarah perhitungannya gitu, bukan kehidupannya.

4. Mekanika Kuantum Non Relativistik
Walah! Namanya kok udah serem gitu yah? Ya, emang kuliahnya juga menyeramkan sih. Bukan dosennya, tapi pelajarannya. Kok ya aku udah mantengin papan tulis yang penuh dengan "formula-formula ajaib", tetep aja klenger. Di mata kuliah ini nggak boleh males apalagi tidur. Coz, mahasiswanya cuma dikit. 11 orang kalau full, tapi yang biasa masuk cuma 6-7 orang.

5. Statistika Dasar
Ini juga matakuliah semester 2. Berhubung dulu aku lagi sakit pas kuis dan ujian. Jadinya nggak lulus deh... ^o^

6. Kalor
Kalor alias Panas. Duh, kuliah kok sambil panas-panasan. Sama seperti matdas 2 dan statistik. Ini mata kuliah semester 2 juga... hiks..hiks..kok ya aku bego banget ngulang terus yoo... Ceritanya dulu aku nggak suka sama dosennya dan pernah bersikap senga' gitu. Dosennya sensi, jadinya nilaiku E!! Aarrgghhh..

7. Praktikum Elektronika 2
Hoho...Jadi ingat waktu ikut praktikum elektronika 1 dulu, alat yang sedang aku rakit tiba-tiba meledak dan kabel2 terbakar. Dan aku hanya menatap takjub sedangkan partnerku teriak-teriak panik. Semoga hal itu tidak berulang di praktikum kali ini

8. Praktikum Fisika Lanjutan 2A
Hehe...ini praktikum atau kesempatan buat sayang-sayangan ya?? Hoho...soalnya, ini praktikum khusus anak nuklir. Dan mahasiswa fisika nuklir di angkatanku cuma 2 orang. Aku, dan seorang pemuda yang humm...cakep! He...he.. :D Jadi malu...

Selain kuliah, aku masih berkutat dengan bintang-bintang buat skripsi. Ditambah aku selalu diteror oleh para pembimbing plus seorang asisten Pak Astro yang ditugaskan untuk mendampingiku. Huhu...tidur tak nyenyak, makan tak enak... Aku juga udah mulai masuk kerja lagi. Ngajar astronomi di salah satu SMA swasta...

Tapi betapapun sibuknya, tetap hadapi dengan senyum dan semangat!!

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

TA dan Bosscha

Mengikuti permintaan Sachroel, aku mau cerita tentang perjalanan mengejar skripsi kemaren..hehe..

Jum'at 1 Februari 2008sebelum subuh, dijemput travel dan langsung meluncur ke Bandung. Sampai kampus ITB jam setengah 8. Pak Astro belum datang. Wah, kepagian. Jadilah aku nongkrong di depan TI. Sendirian, hujan, kedinginan..bbrrrr. Kutelepon saja si Teman Astro yang kebetulan akan sidang hari itu. Plus pembimbingnya juga Pak Astro. Kami jadi adik kakak seperguruan, nih! .

Selesai melihat si Teman Astro disidang dan dibantai oleh para dosen penguji, aku masuk ke ruangan Pak Astro. Untuk disidang? Belum sodara-sodara. Hanya membicarakan tentang topik untuk TA nanti. Pak Astro memberikan 2 pilihan. Pertama, membuat kurva pertumbuhan dari sample bintang di seluruh MK class, dengan mengambil data spektrum lalu dilihat limpahan kimia dalam bintang tersebut. Kalau nggak ngerti nggak usah mencoba mengerti dan nggak usah dibayangin. Bikin pusing! Tapi tahukah kamu, kalau bintang juga mengalami pertumbuhan dan metamorfosis mulai dari lahir, anak-anak, tumbuh dewasa, dan akhirnya mati. Ternyata Tuhan menciptakan semua makhluknya itu simple, yah. Proses hidupnya sama. Nggak neko-neko. Balik lagi ke topik pilihan kedua, aku diminta membuat sistem klasifikasi spektrum dengan komputasi. Sedikit berbau pemrograman dan bikin software klasifikasi spektrum gitu, deh. Dan berhubung aku sadar diri kalau aku ini gaptek, jadilah aku memilih topik yang pertama.

Pak Astro mulai memberikan ceramah plus kuliahnya. "Nanti kamu begini, terus begitu. Pelajari ini, pelajari itu. Pake teori si ini dan si itu. Cari bintang ini, di wilayah langit itu." Aku hanya diam (sok) memperhatikan dengan seksama. Pak Astro sepertinya menyadari dan akhirnya berkata "Ya sudah, sepertinya saya kebanyakan bicara. Biasanya kalau saya kebanyakan ngomong, mahasiswa malah tambah bingung." Haha... Betul sekali, Pak! Akhirnya nyadar juga. Sembari menunggu beliau Jum'atan, aku disuruh nongkrong di perpustakaan untuk cari-cari bahan atau paper yang bisa membantu dalam pengerjaan TA. Mencari paper hingga menjelang sore.

Sedikit cerita tentang Pak Astro. Beliau itu perokok berat. Namun beliau tahu aku paling benci rokok. Makanya saat di ruangannya beliau merorok, ia bilang "Fathia, saya tau kamu nggak suka asap rokok. Tapi di ruangan ini sudah tertulis kalau diizinkan merokok, ya. Coba lihat itu." Beliau menujuk ke beberapa gambar tempel bertuliskan "Smoking Area" yang tersebar di tembok ruangannya. Aku hanya menjawab, "Nanti kalau saya ke sini lagi, saya mau bawa gambar tempel yang tulisannya 'No Smoking' ya, Pak." Pak Astro hanya tertawa. He just like my father. Meski galak, tapi care dan humoris banget.

Hari Sabtunya, aku ke Bosscha. Aaahhh...selalu ada perasaan tersendiri setiap aku datang ke sana. Sejuknya, suasananya, pemandangannya, orang-orangnya. Menyenangkan! Seperti biasa, di sana aku bertemu kucing Bosscha dan para Pak Satpam yang hobi banget ngebodor (baca:bercanda). Lalu ketemu dan ngobrol sama Pak Astro (lagih!). Disuruh nyari bintang-bintang yang dari semua MK class dari katalog bintang. Bisa dibayangkan sodara-sodara, ada berapa banyak bintang di langit? Ribuan! Dan aku harus mencari beberapa bintang saja yang sesuai kriteria penelitian dan nantinya menjadi objek "operasi bedah".
katalog bintang yang isinya data dari bintang-bintang yang ada. Jumlahnya berlembar-lembar!

Selesai dengan katalog bintang, pergi ke teleskop. Di atas itu teleskop yang insyaAllah akan aku pakai untuk pengamatan. Namanya teleskop GOTO (jadi inget Dr.Koto di Shonen Star). Gede banget, yah! Pokoknya kalau kejedug lumayanlah benjolnya. Tapi ada kemungkinan juga aku pakai Teleskop Zeiss. Itu loh, teleskop gede yang ada di film Sherina. Susah pakenya, bo!

Sorenya, balik lagi ke Dago. Nunggu dijemput sama travel balik ke Bogor. Tadinya mau nginep di Bosscha coz ada rapat panitia olimpiade astronomi. Tapi ntar dulu ah... cape euy!

Yup! Hingga kini aku masih menyeleksi katalog bintang yang jumlahnya berlembar-lembar itu. Minggu ini harus selesai proposal skrispi untuk dikirim ke Pak Astro. Mohon doanya, teman-teman...KEEP FIGHT!!

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."