RSS

Toilet

Tahu tidak? Kepribadian seseorang, bahkan pribadi suatu bangsa, salah satunya dilihat dari toiletnya!

Mungkin kebanyakan orang tidak habis pikir, kok bisa tempat buang kotoran begitu bisa menentukan kepribadian seseorang. Secara kita aja sering jijik gitu, loh... Tapi emang bener, kok. Coba sesekali kalau lagi iseng, perhatikan saja orang-orang di sekitar kamu, bagimana tingkah laku mereka dalam memperlakukan toilet. Dan bandingkan dengan kepribadian mereka. Jangan salah, masih banyak loh, orang-orang yang tampak keren dan "berkelas", tapi kalau pipis atau pup nggak disiram. Hiiyy.. huek! Suka sok, mentang-mentang penampilan keren jadinya males berurusan sama tempat buang kotoran. Huh! Padahal kalau nggak ada toilet, semua orang pasti kelimpungan. Mulai dari pengemis jalanan sampai Sekjen PBB juga butuh toilet!

Beberapa hari lalu, salah satu surat kabar membahas tentang kehidupan para penjaga toilet umum. Kisah-kisah mereka selama menjaga toilet hampir sama. Tentang orang-orang yang malas menyiram kotorannya sendiri, mencorat-coret tembok toilet, para wanita yang masih suka membuang bekas pembalut ke dalam WC yang jadinya mampet, dll. Oh, sungguh mereka orang-orang yang tidak bermartabat dan tidak berpendidikan! Jangan mentang-mentang udah bayar 1000 rupiah ke penjaga jadinya males jaga kebersihan gitu, dong! Emangnya attitude seseorang dalam menjaga kebersihan bisa dibayar hanya dengan uang 1000 rupiah?

Andai saja masyarakat Indonesia bisa memperlakukan dengan baik toiletnya. Berapa sih penduduk Indonesia? 200juta lebih. 1 juta orang bisa bersikap bersih dalam toilet, berarti 1 juta orang memiliki kepribadian yang baik. 1 juta orang itu cukup untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik. Lihat saja Singapura. Dulu, negara itu juga pernah berlaku sembarangan terhadap toilet. Semua toilet umum kotor dan bau. Hingga akhirnya pemerintah Singapura mencanangkan kebersihan secara ketat, dan toilet menjadi pusat perhatian yang benar-benar harus bersih! Hasilnya? Bisa dilihat bagaimana negara kecil itu maju pesat. Lha Indonesia? Cuma menang gede doang (bukan berarti gue nggak bangga sama Indonesia).

Yah, ini memang masalah pribadi bangsa. Pribadi masyarakatnya. Pribadi kita, aku, kamu! Jadi teringat sahabatku Ayi yang kuliah di Busan Korea Selatan, pernah bercerita, "Kemarin Ayi pergi ke Masjid yang ada di -xxx- (lupa nama tempatnya). Jadi inget sama Indonesia. Habis, WC-nya kotor, sih.. Hihihi...". Aku pun ikut tertawa, tertawa miris.V_V


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

2 cuap:

Bayu said...

Aku aku pernah baca lho katanya bangsa yang bermartabat bisa dilihat dari toiletnya. Busyet yah tapi emang bener lho kalo bansanya maju toiletnya juga maju (maksudnya bersih githu)

budi said...

toilet ya....
emhh...aku setuju tu...
pa lagi aku palign jijik tu ma yag sembarangan geto...ma asbak ja aku suka komplen...
pa lagi ma bau putung korek api...

22102007 budi