RSS

Nikah...Mau?

Siapa yang nggak mau?

Entah kenapa kok akhir-akhir ini banyak yang melangsungkan pernikahan, ya? Di rumah, cukup banyak undangan walimah yang datang. Pun, adik dari Ibu (pamanku) melangsungkan pernikahan tanggal 3 januari lalu. Tapi tentu ini beda dengan 'musim kawin'-nya kucing, kan..

Dari serangkaian acara pernikahan, mulai dari sambut-terima mempelai lelaki, sampai foto-foto, ada 2 acara yang paling aku suka. Pertama, akad nikah. Aku nggak pernah melewatkan acara ini kalau memang ada kesempatan. Dan selalu takjub melihatnya. Waktu akad kemarin, pamanku salah ucap satu kali. Mungkin grogi kali, ya? Hmm...jadi suka membayangkan suatu hari akan ada "Mr.Right" yang mengucapkan, "Saya terima nikahnya Fathia binti Syahroni dengan mas kawin seperangkat teleskop lengkap dengan satu kompleks planetarium, dibayar tunai!". Hahaha... ^o^

Acara kedua, saat ritual adat. Selama ini aku biasa melihat ritual adat sunda. Disana ada adegan dimana mempelai wanita sungkem pada sang Ayah. Memohon maaf dan meminta izin untuk pergi. Dan aku tidak pernah tidak menangis bila melihat adegan itu. Membayangkan suatu hari aku akan berada di posisi itu, mengucapkan "Pak, maafin tia. Tia yang suka bandel, banyak merepotkan, suka bikin marah, dll. Makasih udah ngurus tia dari kecil sampai sekarang. Sekarang tia akan hidup dengan "Mr.Right"...". Yah..kira-kira bilang gitulah. Hiks..hiks.. T_T.

Dari adegan itulah aku semakin yakin bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua sosok manusia. Tapi 'menikahkan' dua keluarga besar! Tentu aku akan mencari sosok "Mr.Right" yang cocok dengan keluargaku. Bapak pernah bilang padaku, "Kalau suatu hari teteh nikah sama laki-laki yang nggak tepat. Terus teteh disakitin, bapak nggak bisa bantu teteh apa-apa, karena bukan hak bapak lagi. Bapak cuma bisa sedih." Huhu... T_T. Karena itulah, selektif mencari pendamping memang penting (baca ini). Mencari "Mr.Right" yang tidak akan menyakiti hati Bapak-ku. Karena pria yang paling kucintai di dunia ini, tetaplah beliau. Tak bisa tergantikan..

Udah ah, jadi nangis..

PS: Tetehku sayang, selamat menempuh hidup baru, ya... Maaf dinda nggak bisa dateng kemaren. Tapi hati dinda di sana, kok. Hehe.. Ikut ngerasain deg-degan.. :p Dinda selalu berdoa untuk kebahagiaan kalian. Jadi istri dan ibu yang baik, ya... Uhibbuki Fillah... ^_^

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

4 cuap:

Praditya said...

Jadi kepengen...
Halah... :P

sachroel said...

hmmm....betul juga ya

Rayyan said...

He he, ada-ada aja minta mas kawinnya :P

rhein fathia said...

[adit] kepengen apa, dit? haha..
[sachroel] betul apaan, rul?
[A'Ray] Hehe...bercanda kok, A'.. yang lain juga boleh, asal nggak jauh beda.. hihi :p