RSS

Nasib Anak Kos...

Huaaa.... >_<
Aku rindu rumah...

Satu minggu di kos-an, selama itu pula daerah kepalaku bagian kanan sakitnya nggak ketulungan. Terkadang sakitnya bisa menyentak seperti kalau kejedot sudut meja atau tembok. Ugh... sakitnya... tak tertahankan. Dan itu kambuh berkali-kali dalam sehari. Kata teman-teman, itu namanya migrain. hiks..hiks.. Entahlah apapun namanya tetap saja menyiksa.

Finally, aku beli obat. Biasanya kalau cuma pusing-pusing nggak pernah minum obat. Karena sebenarnya obat itu berbahaya. Cukup makan banyak dan bergizi, serta istirahat cukup! Namun kalau di kosan susah sekali menerapkannya. Makan banyak? Bisa, hanya saja di warteg atau warpad (warung padang), yang banyak itu justru nasinya, bukan lauknya (padahal yang mengandung banyak gizi itu lauknya kan?). Bergizi? Ah, makanan warung tidak se-terjamin gizi di rumah. Lalu, istirahat cukup? Oh...Mahasiswa pasti sangat mengerti kalau menjelang akhir semester begini tugasnya bejibun naudzubillah... Jadilah, aku beli obat. Yang katanya bisa jadi katalis dalam penyembuhan...

Namun ternyata sodara-sodara... aku salah beli obat! Harusnya beli obat migrain, cuma beli obat pusing biasa. Jadilah nggak sembuh-sembuh. Habisnya di kampus nggak ada yang jual. Kalau musti ke apotek atau supermarket lumayan jauh.

Beginilah nasib anak manja. Aku ingin ke rumah, makan-makanan bergizi yang selalu tersedia tepat di waktu makan. Kalau sakit ada yang merhatiin. Butuh obat, ada lengkap di kotak obat.
Untuk sementara waktu, mungkin satu minggu ke depan, aku off dulu nulis blog yah... Nunggu sembuh... See you...

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian "aku bahagia..."

3 cuap:

Praditya said...

Hmm... Moga cepat sembuh mbak... ^o^

~ Ditunggu posting berikutnya...

Rystiono said...

Makanya jadi cewek jangan aneh-aneh...jangan lupa pulang... tuh kan akhirnya sakit...giliran sakit inget rumah.

* kabur coz liat Rhein bawa buldozer...*

Btw, semoga cepet sembuh ya...

-Iwan-
http://ryst.linux-ae.org

rhein fathia said...

[adit] sudah sembuh ne
[iwan] aku tidak aneh, cuma unik dan cantik (halah). aku nggak bawa buldozer, tapi molen sekalian.