RSS

Lebih Jawa dari Orang jawa

Kuliah Elektronika I hari ini, diajar oleh seorang bapak Dosen yang baik hati dan menyenangkan. Selain cerdas (jelaslah..),bisa bikin mahasiswa ngerti kalau beliau menerangkan, plus beliau juga sering menyisipkan cerita-cerita tentang pengalaman hidupnya saat kuliah. Saat dulu jadi siswa SMA, ikut SPMB dan kenapa milih fisika (yang ternyata merasa 'terjebak' seperti aku), jadi anak kost-an, sampai akhirnya bisa ambil PhD di Inggris, kembali ke Indonesia, dan jadi PNS bergaji kecil.

Hari ini beliau bercerita tentang hari pertamanya menjadi mahasiswa di Inggris. Kata beliau, saat akan mengambil peralatan kuliah (kayak di ruang TU gitu kali, ya?), petugasnya bertanya:
Petugas: "Do you need any pens?"
Bapak Dosen: "Yes"
Petugas: "Do you need any books?"
Bapak Dosen: "Yes"
Namun ternyata eh ternyata, si petugas itu malah cemberut. Mengapa? karena seharusnya bapak Dosen mengatakan, "Yes, please.." atau "Yes, thank you".

Dari situ beliau mulai belajar, ternyata masyarakat Inggris itu sangat sopan sekali. Mereka sangat mematuhi tata krama, mengerti cara menghormati dan menghargai oran lain. "Jika di Indonesia yang terkenal karena sopan santunnya adalah orang Jawa, saya bisa bilang kalau orang Inggris lebih Jawa daripada orang Jawa," cerita beliau sembari tersenyum. Dan beliau juga menambahkan, "Ternyata gelar Indonesia sebagai negara yang sopan dan ramah masyarakatnya, tidak terlalu benar juga". (Ya iyalah,,, yang bikin gelar itu juga masyarakatnya sendiri. Pasti narsis, lah..).

Nyerempet ke SARA sedikit, yah... bisa dibilang orang non-muslim disana lebih Islami daripada orang (yang ngakunya) muslim di negara kita. Negara (dengan mayoritas penduduk) non-muslim, lebih bisa menjalankan aturan Islam dibanding negara (yang mayoritas penduduk) Islam.

Humm... hidup memang penuh paradoks..

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

1 cuap:

yudhiakto_pramudya said...

itu pak Azwar ya.... salam ya...

hmmm... banyak paradoks ya, ayo sebutin paradoks paradoks itu....

ya betul... Paradoks Gibbs, trus apalagi... ayo jangan diem aja, pasti Fathia tahu..