RSS

Duniaku dan Kamu

Hingga kemarin,
Duniaku hanya ada kamu
Kamu kamu dan hanya kamu
Senyumku untukmu
Tawaku untukmu
Candaku untukmu
Tangisku padamu
Kamu pun tidak pernah protes akan itu
Dan aku pun nyaman dengan hangatmu
Hingga kemarin, seperti itu

Namun hari ini, berbeda...
Aku seperti tersadar
Akan adanya dia, adanya mereka
Membuat pandangku sedikit teralih darimu
Bukan salahmu, kok
Juga bukan karena kamu
Dan bukan pula karena aku marah padamu
Yah, itu ada sedikit

Tapi tak apa
Toh itu membuat aku sadar
Akan adanya dia, adanya mereka
Maka kini aku tak ingin duniaku hanya ada kamu
Senyumku untuk dia, untuk mereka
Tawaku untuk dia, untuk mereka
Candaku untuk dia, untuk mereka
Tapi tangisku tetap padamu,
Mungkin...

Hanya ingin persiapkan hati
Bila suatu hari kamu hengkang dari duniaku
Tak akan ada embun di mataku


PS: buat Kak Zube... obrolan kita waktu di motor itu loh... tentang tia, sama lomba puisi, jadi begini... hahaha ^o^


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

1 cuap:

zube said...

butuh kesadaran kritis untuk mengetahui posisi persaan kita kepada orang lain. Apa itu kesadaran kritis? -- tanyak alLiet dey...aku dah pernah kirim message ke Alite tentang tipologi kesadaran dari Opa Paulo Freire

salam.
zube cantik