RSS

25 April

Hari spesial... 25 april...

pria yang paling kucintai ulang tahun hari ini... ^_^

Kebetulan, beliau sedang ada di rumah minggu ini. tidak di Bandar Lampung tempatnya mencari nafkah. dan juga kebetulan aku sedang sengaja bolos kuliah... (hehe... bapak dan anak sama2 suka bolos... :D). Pagi-pagi, sekitar pukul 7, kami sekeluarga sarapan bersama. Lalu satu per satu menyalami bapak yang usianya berkurang setahun hari ini. mulai dari ibu, aku, uki, lalu bani. setelah itu berodoa, terus ya... makan. sambil ngobrol2 dan membicarakan ada agenda apa saja hari ini. ternyata tidak ada yang spesial. ibu tetap bekerja seperti biasanya, uki sekolah siang, bani kebetulan libur, dan bapak masih sibuk mengurusi usaha tenda yang baru saja dibuka. kok nggak makan-makan? hehe... makan-makannya udah duluan waktu hari minggu sebelumnya... :D

sekilas tentang bapak. Hanya sesosok pria paruh baya, hari ini tepat berusia 51 tahun. masih segar dan aku jarang melihatnya santai meski hari libur... (cukup workaholic). cerdas! terbukti saat kuliah ip-nya tidak pernah kurang dari 3. di PTN ternama pula (itb&undip). sayang... mengapa kecerdasannya tidak menurun padaku? :p Punya tampang berwibawa. bapak itu punya aura yang selalu bisa bikin orang-orang tertarik. kenalannya banyak... mulai dari preman, supir angkot, sampai pejabat di negeri ini... belum lagi di kantor... gampangnya, kalau aku nyebut nama bapak, hampir semua karyawan kantor di beberapa cabang mengenalnya. low profile. aku akui beliau tidak pernah menyombongkan dirinya. di rumah, bapak paling suka pakai baju ala tukang. dan berkutat dengan peralatan bengkelnya yang bejibun. sampai2 kalau ada sales datang, pasti bertanya ke bapak, "Mang, yang punya rumah ada?" ha..ha.. :D tapi kalau sudah pakai baju rapih, bapakku ganteng dong... ^_^
idealis! terbukti jabatannya di kantor tidak pernah naik sejak 10 tahun terakhir karena sangat hati-hati dengan praktek kotor... (maklum, hanya karyawan BUMN)....cinta... beliau punya banyak stok cinta untuk kami, keluarganya... duh... kalau ngomong masalah cinta bapak pada kami, aku suka nangis... ;) Beliau yang selalu menjemputku di terminal saat pulang tengah malam dari jakarta. meski aku tahu beliau lelah seharian karena bekerja. beliau yang tidak pernah menolak apa pun yang kuminta. beliau yang sangat membebaskan aku untuk beraktivitas apapun! bahkan selalu mensupport. beliau yang selalu mendidik aku dan adik2, "kalian boleh berbuat apapun, tapi kalian harus bisa bertanggung jawab untuk itu" beliau yang selalu menerimaku apa adanya... beliau yang lembut dan tidak pernah berbicara dengan suara keras...
indah...bapak itu sangat-sangat pecinta keindahan... dan selalu protes kalau aku berdandan buluk... ;p anak bapak harus rapi dan indah. punya nilai estetika.. begitu ujarnya suatu hari... hihi... :p

bapak itu... Humm... cintanya pada kami, tak terukur... begitu pula cinta kami padanya...

semoga Allah selalu memudahkan jalanmu, Pak... ^_^



"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

Cetakan Ke-4

Rabu kemaren, waktu lagi asyik2 bikin miniatur pesawat ulang-alik Columbia, tiba-tiba datang seorang Pak Pos dengan sebundel paket ditangannya... mau ngapain tuh, orang? pikirku... Oohh... ternyata tu bapak ngirim paket buatku.. isinya? NOVEL JADIAN 6 BULAN!! ha..ha..ha.. :D kukira dapet hadiah novel2 terbaru dari Mizan... ternyata, novel buatanku sendiri... (Disyukuri dong... Alhamdulillah...).

Kenapa Mizan tiba-tiba ngirim novel yang di rumahku juga sudah ada beberapa itu? di suratnya, ia berkata "Kami kirimkan novel ini sebagai tanda novel anda telah memasukki cetakan keempat" begitulah kira-kira isi suratnya.. humm... yang ada dipikiranku saat itu, "ni novel gue emang masih ada yang minat yah? kan udah dua taun lewat... " tapi baguslah.. berarti novelku laris... disukai dan dibaca banyak orang (Disyukuri dong... Alhamdulillah...).

Tak lama, ibuku tanya2 tentang tuh novel, dengan pertanyaan yang mirip, "Emang masih ada yang beli novel kamu yah? Trus, royalti kamu masih jalan?" Aku jawab manggut-manggut dan sekenanya... lalu Ibu lanjut nyletuk, "Pasti kebanyakan yang beli novel kamu tuh akhwat-akhwat, yah? padahal sekarang kan kamu udah bukan akhwat lagih..." Sontak aku tertawa terbahak... (mentertawakan diri sendiri kah? ^_^). aku jawab saja, "Tia masih akhwat dong, Bu... kan tia perempuan... ^_^"

Iseng-iseng... kubaca ulang juga novel buatanku sendiri itu... nggak semua sih, hanya beberapa bagian... Humm... benakku langsung berkata, "ternyata dulu gue alim banget yah?"



"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."