RSS

Hubungan Teori Atom Bohr dan Teori Klasik

mari kita sedikit bersenang-senang dengan mata kuliah Fisika Modern I yang pernah membuatku menangis dan sedikit depresi... ^_^

judul di atas, adalah tentang paper yang ditulis oleh seorang fisikawan pada tahun 1924, di mana aku, orang tuaku, dan kalian2 semua yang membaca pasti belum pada lahir...

tentang atom, setiap atom dikelilingi oleh elektron2 yang berada pada jalur sendiri-sendiri (atau biasa disebut orbit). Nah, elektron2 ini mengelilingi inti atom (nukleus bermuatan positif) pada kulit-kulit atom tertentu. Atom memiliki kulit atom K L M N (permisalan), dan setiap kulit atom memiliki subkulit atom (s p d f) dilihat secara optikal (beda lagi kalau dengan x-ray).

lalu apa hubungannya dengan judul di atas? Nah, menurut teori klasik, elektron yang mengelilingi inti atom akan meradiasikan sejumlah energi yang frekuensinya sebanding dengan frekuensi rotasi elektron tersebut. Namun menurut Mas Bohr, hal itu tidak benar. Menurutnya, elektron baru bisa meradiasikan energi bila terjadi perpindahan energi dari satu orbit ke orbit lain dan frekuensinya sebanding dengan perubahan energi antar orbit tersebut. Bagimana mekanisme perpindahan elektron dari satu orbit ke orbit lain tersebut? Saya juga belum tahu...
mungkin ada yang tahu?

jadi, sebenarnya teori mana yang benar ya? klasik, atau Bohr? di paper tidak begitu dijelaskan sih, bagaimana metode penelitiannya, menggunakan media apa, caranya gimana? hasilnya apa? di paper hanya dijelaskan tentang penurunan secara matematis. yang rumusnya tidak perlu saya cantumkan di sini coz bakal bikin orang jadi pusing dan males baca blog saya lagi... hehehe... :D

Kalau sedang kuliah, aku jadi sering mikir, tapi bukan mikirin rumus atau materi (itu juga dipikirin tapi jarang), apa nanti aku akan jadi seperti fisikawan2 itu yang rambutnya botak di depan, atau dengan bentuk muka bak pitechantropus erectus (ga semua, ada juga kok fisikawan yang ganteng), atau rambut tegak berdiri, atau tingkah dan pemikiran aneh, dan yang paling menyenangkan, fotoku akan di abadikan dan dilihat oleh mahasiswa/i 100 tahun mendatang sebagai seorang fisikawati... Ha...ha...ha... :D

sudahlah, blog ini hanya pelampiasan setelah aku ujian fisika modern tadi... hasilnya? kita lihat saja nanti...


"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

2 cuap:

Anonymous said...

sejak SMP pelajaran yang aku benci adalah Fisika. Kenapa? Kayaknya gurunya nggak bisa bikn aku mengerti dan menyukai tuh pelajaran (apa aku sendiri yang bodoh ya?). Pas akhir-akhir kuliah, baru merasakan Fisika ternyata juga menyenangkan. Tapi terlambat. Sekarang aku nggak bersentuhan lagi dengannya. Yah, kamu harus bisa,Rhe! Lagian milih jurusan itu, he..he...Jadi banyak makan, kan? Ntar gemuk, lho!!he7x. No logistik...No logika.

bill

budi said...

Aku juga tu kok susah banget ya susah baget ngemahami fisika...
makanya waktu sma aku ngambil ips...
and...malah sekarang tetep ja kul di jaringn ketemu juga ma yang jaringan2 gene....
da...matematika juga yang aku benci....
emhh..aku tu suka yang romantis...kayak b.indonesia...
hehahahahaha....
hahahha...