RSS

Ada yang tahu?Mengungkap Emosi Secara Sehat.

Ada yang tahu, bagaimana cara mengungkap emosi negatif secara sehat?

Aku sendiri kurang begitu mengerti. Mungkin juga karena kebiasaan dari kecil, aku agak sulit untuk mengeluarkan rasa marah, sebel, benci, dll (pokoknya emosi2 yang negatif). Aku lebih sering memendamnya sendiri dan mencoba untuk sabar. Namun, aku manusia juga kan? perlu tempat dan cara untuk meluapkan semua emosi itu. Tapi aku tidak suka mengungkapkannya secara "brutal" dengan marah2, ngamuk2, teriak2, dll. Dan karena lebih suka memendam itulah, aku lebih sering diam. Memang baik untuk lingkungan, nggak ada yang dirugikan oleh "rasa tak nyaman" yang sedang bercokol di hatiku. Namun ternyata tidak untuk diriku sendiri. Akibatnya cukup buruk, pernah aku sampai harus mengunjungi psikiater beberapa kali, dan membiarkan beliau mengeluarkan masalah yang ada dalam hati dan otakku. Juga sering tersimpan rapi di alam bawah sadar yang mengakibatkan seringnya aku mimpi buruk dan terjaga dengan jantung berdetak keras. Stress? Gila? Humm... setiap orang pasti miliki sisi gila-nya sendiri-sendiri, bukan?

Teteh-ku yang kuliah di psikologi mengatakan, semua emosi itu perlu diungkapkan, karena jika tidak, akan berakibat buruk pada psikis dan tubuh. Namun aku belum menemukan bagaimana cara mengungkapkan dengan cara yang sehat. Tidak membuat orang lain "terganggu" dan hatiku juga bisa plong... Ada yang punya saran?

Thanks a lot.

"aku hanya miliki cinta...
dengan cintaku, semoga kalian bahagia..."

2 cuap:

Billy Antoro said...

Setelah membaca ini, aku jadi prihatin sama kamu, Rhe. Tapi sabar ya. Ini proses pendewasaan, kok (sorry, sok tua). Waktu awal Desember kemarin kita bertemu, kamu terkesan periang dan terbuka. Kalau butuh penyaluran, kusarankan tulis saja di mana tak ada orang lainpun dapat membacanya alias rahasia. Kamu juga butuh sahabat yang bisa jadi tempat curhat.
Semalam aku kirim SMS nggak dibalas. Ternyata bikin tulisan ini. Hmmm.

bill

heNing sePt said...

Asslamu'alaikum..

iya bener fath, emosi, masalah, unek2 atau apapun itu sebaiknya diungkapkan..
gmana cara mengungkapkannya?? ada banyak cara...
1. pada Allah, saat hanya berduaan denganNya.. (abis shalat or 1/3 malam terakhir). Puas deh tuh nangis2 n ngamuk2..
2. pada entah siapa.. di tempat yg nyaman, agak sepi --ini kalo lagi gak mau ketemua banyak org-- naek aja ke lantai teratas, trus teriak gitu.. atau jalan kaki ngiterin ui.. asik juga nih.. lama2 cape trus lupa deh, jd ga emosi lg..
3. pada seseorang. Ya.. cerita aja kenapa bisa emosi, apa yg dirasain, dll.. tapi kalo lg emosi ma seseorang mendingan jgn langsung disemburkan ke orgnya langsung..hehe
4. dll..
Masih banyak deh..
Tapi mendingan disalurkan tuh.. plus diceritain.. bisar dpt pandangan objektif dr orang lain dan kt jd nggak nganggep hidup kita paling bermasalah sedunia..

BTW.. billy antoro.. gw pernah baca namanya di sabili.. humas flp dki, right?